Corimba, Komunitas Bagi Perias dan Make-up Artis Resmi Hadir di Banten
Bagi warga Banten yang bekerja sebagai penata rias atau memiliki minat tata rias dapat bergabung di komunitas Corimba (Community Perias dan MUA Banten
Penulis: Amanda Putri Kirana | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Amanda Putri Kirana
TRIBUNBANTEN.COM - Bagi warga Banten yang bekerja sebagai penata rias atau memiliki minat tata rias dapat bergabung di komunitas Corimba (Community Perias dan MUA Banten).
Komunitas Corimba merupakan wadah pembelajaran, diskusi dan pertemuan bagi para perias dan make-up artis (MUA) di Banten.
“Sudah memiliki kekuatan hukum melalui akta notaris, akta pendirian dan telah disahkan oleh kementrian hukum dan pertahanan,” ujar Ketua umum Corimba Ilma Yusra, kepada TribunBanten, di Wedding Expo, Selasa (30/3/2021).
Baca juga: Hobi di Masa Pandemi: Tren Gowes di Kota Serang Meningkat, Sepeda Gunung dan Lipat Jadi Favorit
Baca juga: Penghobi Mobil Remote Kontrol Bergabung di Komunitas CRC, Nge-Trail Bareng Keliling Kota Cilegon
Dia menjelaskan, Corimba merupakan kumpulan orang-orang yang bekerja sebagai perias dan MUA yang berasal dari delapan kabupaten atau kota di Provinsi Banten.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Banten Agus Setiawan untuk periode 2021-2024 melantik Dewan Pengurus Corimba di Dewiza Hotel & Convention Hall, Kota Serang, pada Selasa (30/3/2021).
Saat ini, Dewan Pengurus Corimba berjumlah 24 orang.
Sedangkan seluruh anggota mencapai 127 orang.
“Alhamdulillah animo masyarakat baik. Anggota menyebar di seluruh Banten, bahkan ada yang berasal dari Cibaliung, Cikeusal, Merak, Tangerang,” kata perempuan 52 tahun ini.
Ilma mengatakan komunitas ini bertujuan merangkul, membina, dan menghimpun para perias yang ingin belajar, berkembang dan maju bersama.
Anggota yang bergabung di Corimba juga berkesempatan mengembangkan diri serta meningkatkan kualitas sebagai perias yang profesional.
Tidak hanya tata rias untuk acara pernikahan, namun juga untuk acara lainnya baik formal maupun informal.
“Kami nantinya akan aktif memberikan pelatihan-pelatihan mengenai tata cara merias secara keseluruhan yang baik dan benar, tentu dengan menghadirkan pemateri yang berkualitas,” ujar Ilma
Ide untuk membentuk Corimba itu pertama kali digagas pada akhir 2020.
Setelah membenahi struktur dan melewati berbagai prosedur hukum, akhirnya terealisasi pada 2021.
“Masa pandemi kita tidak bisa diam saja, harus melakukan hal positif yang dapat bermanfaat bagi orang banyak. Awalnya cuma berisikan beberapa orang, setelah kita sounding peminatnya banyak,” ungkap Ilma.
Baca juga: Tren Pernikahan 2021, Mulai Dari Dekorasi Hingga Riasan Pengantin Didominasi oleh Tema Natural
Baca juga: TIPS Membuat Hot Chocolate Melt ala Chef, Diajarkan di Acara BI Banten Pelatihan Roti Pesantren
Menurut dia, kehadiran Corimba bisa menunjang program pemerintah sesuai dengan bidangnya.
Selain itu, kata dia, Corimba diharapkan bisa bersinergi dengan komunitas lain seperti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banten, Perkumpulan Pembawa Acara Pernikahan Indonesia (HIPAPI) Banten, dan lain sebagainya.
“Anggota banyak berisikan ibu-ibu. Semoga mereka bisa membantu perekomian keluarga melalui komunitas ini,” kata Ilma
Sementara itu, Wakil Ketua Corimba, Wanda Usman (39) menambahkan, ke depan komunitas tidak hanya terbatas pada pelatihan merias.
Nantinya, dia menjelaskan, ada program-program pengembangan menjadi industri kreatif yang lebih besar.
Seperti mewadahi dan memberi pelatihan untuk tari-tari tadisional, public speaking, personal branding, dan sebagainya.
“Dalam sebuah pernikahan mencangkup beberapa kesenian yang tidak bisa dipisahkan. Ada Make-up, tari, kemudian design busana pernikahan, henna, dan sebagainya. Kita dapat mempelajari semuanya di Corimba,” ujar Wanda.
Bagi anda yang tertarik dapat mendaftarkan diri ke Sekretariat Corimba, di Pondok Indah Cilegon, Banten.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/komunitas-corimba-community-perias-dan-mua-banten.jpg)