Breaking News:

Pasca-Teroris Serang Mabes Polri, Jalan Menuju Mapolres Cilegon Ditutup, Warga Memutar

Petugas pengamanan yang berjaga di Mapolres Cilegon ditambah dari 50 personel menjadi 100 personel.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Khairul Ma'arif
Pihak Polres Cilegon melakukan penutupan dan pengalihan arus kendaraan di Jalan Jenderal Sudirman Kota Cilegon mulai Kamis (1/4/2021) ini, untuk pengamanan pasca-serangan teroris di Gereja Katedral Makassar dan Mabes Polri. 

Dalam kesempatan ini, Sigit mengimbau masyarakat Kota Cilegon untuk tetap waspada, namun tidak takut atas adanya aksi terorisme' title=' terorisme'> terorisme.

"Kami siaga, tetapi masyarakat tidak boleh takut. Kepolisian tetap siaga mengamankan kami sendiri di mako dan kegiatan masyarakat," ujarnya.

jasad terduga teroris yang menyerang Mabes Polri sedang diperiksa oleh anggota Tim Gegana
jasad terduga teroris yang menyerang Mabes Polri sedang diperiksa oleh anggota Tim Gegana (Capture YouTube Kompas TV)

Sigit mengakui, untuk antisipasi serangan teror, pihaknya meningkatkan pengamanan di Mapolres Cilegon.

Petugas pengamanan yang berjaga di Mapolres Cilegon ditambah dari 50 personel menjadi 100 personel.

Para personel tersebut juga dilengkapi senjata lengkap serta rompi anti-peluru atau body vest dan helm.

Persenjataan personel juga disiagakan penuh.

Baca juga: Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Terekam CCTV, Ternyata Suami Istri, Berubah Usai Nikah

Baca juga: Kesamaan Surat Wasiat Pelaku Penyerangan Mabes Polri dan Gereja Makassar, Ini 3 Pesan Utamanya

"Karena situasi kali ini saya lipatkan menjadi 100 personel yang jaga memantau situasi sekitar Cilegon ini," ungkapnya.

Selain itu, warga yang datang ke Mapolres Cilegon juga harus melewati pemeriksaan metal detector dan kartu identitas.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved