Breaking News:

Kisah 3 Bersaudara Yatim Piatu di Bali yang hanya Makan Nasi Tanpa Lauk

Diketahui ketiganya tinggal di Banjar Muntigunung Tengah, Desa Tianyar Barat sendirian tanpa keberadaan kedua orang tuanya.

Editor: Renald
Facebook Komunitas Peduli Bali (KoPi Bali)
Ni Komang Desi (16), I Ketut Pait (13), serta adiknya Wayan Dika (6) yang merupakan tiga kakak beradik yatim piatu di Karangasem, Bali. 

TRIBUNBANTEN.COM - Tiga bersaudara yatim piatu di Kabupaten Karangasem, Bali hadapi kisah paitnya hidup di masa kecilnya.

Mereka adalah Ni Komang Desi (16), I Ketut Pait (13), serta adiknya Wayan Dika (6).

Diketahui ketiganya tinggal di Banjar Muntigunung Tengah, Desa Tianyar Barat sendirian tanpa keberadaan kedua orang tuanya.

Baca juga: Istri Hilang Ketiga Kalinya, Pria Ini Buat Sayembara Rp 75 Juta, Pamit ke Toilet Tapi Tak Balik Lagi

Baca juga: Larangan Mudik 2021, Dishub Banten Akan Dirikan Posko Check Point

Kedua orang tua mereka meninggal dunia beberapa tahun lalu.

Mereka hidup bertiga di rumah yang sederhana, jauh dari keramaian kota.

Semua kegiatan kesehariannya dilakukan bersama.

Seperti memasak, mengerjakan pekerjaan rumah, dan menjaga adiknya yang belum bersekolah.

Menurut sepupu I Ketut Pait, I Gede Andi, tiga sepupunya hidup serba kekurangan.

Kebutuhan hidup tiap harinya serba pas-pasan.

Mereka sudah terbiasa makan nasi hanya dengan sambal, bahkan hanya makan nasi putih, jarang sekali mereka makan sayur atau daging.

Ketut Pait bersama adiknya saat makan disekitar rumahnya. Bocah yatim piatu ini hidup serba kekurangan.
Ketut Pait bersama adiknya saat makan disekitar rumahnya. Bocah yatim piatu ini hidup serba kekurangan. (FB Komunitas Peduli Bali)

Ketiganya juga mengandalkan dari pemberian keluarga dan orang lain.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved