Profil Tonggo Leo, Mantan Perawat yang Sukses Jadi Pengusaha Musik
Pria bernama Tonggo Leo merupakan penggagas berdirinya Perkumpulan Pengusaha Musik dan Pembawa Acara Indonesia (Perpapindo).
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Pria bernama Tonggo Leo merupakan penggagas berdirinya
Perkumpulan Pengusaha Musik dan Pembawa Acara Indonesia (Perpapindo).
Tonggo Loe merupakan sosok berpengalaman sebagai pembawa acara. Dia membawakan acara sudah sejak sekolah di SMA.
Bekerja sebagai pembawa acara membuatnya menerima banyak uang yang digunakan untuk keperluan sehari-hari.
Bahkan, dia mempunyai usaha yang bergerak di bidang wedding organizer dan entertainment di DKI Jakarta.
Tonggo Leo merupakan pria lulusan Keperawatan di ST Elisabeth Medan. Pada 2001, dia pindah ke DKI Jakarta.
Awalnya, dia sempat mengawali karier sebagai perawat di salah satu rumah sakit swasta di DKI Jakarta.
Baca juga: Bermula dari Grup WhatsApp, Kini Perpapindo Sukses Menjadi Organisasi Tingkat Nasional
Baca juga: Selamat! Kepengurusan DPD Perphapindo Banten Terbentuk, Wadah Bagi Pengusaha Musik dan Pembawa Acara
"Dikarenakan hobi sebagai pembawa acara sudah sejak SMA dan bisa membawa rezeki sampai sekarang," ujarnya kepada TribunBanten.com saat berada di Horison Ultima Ratu Hotel Jalan K.H. Abdul Hadi No. 66, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten. Senin (5/4/2021)
Pada awalnya, di tengah kesibukan sebagai perawat, dia bekerja sambilan sebagai pembawa acara di beberapa event dan pernikahan yang diselenggarakan di DKI Jakarta.
Akhirnya, dia mengenal banyak orang dan vendor pernikahan.
"Akhirnya tertarik dan minat untuk terus belajar, sehingga terciptalah sebuah brand sendiri dengan nama Putra Mahkota Wedding Organizer dan Entertainment 2008," ujarnya.
Kemudian, Leo mencoba belajar dari temen satu profesi. Dia merasa ada peluang baginya untuk berkembang.
"Akhirnya kita bersinergi dengan para pemain musik, mc, para vendor pernikahaan, catering, foto, rias dan sering mengikuti pameran pernikahaan," ujarnya.
Di situ, kemudian brand miliknya mulai dikenal dan dilirik oleh banyak orang.
"Dengan menampilkan kualitas dari perfomance kita," ujarnya.
Baca juga: Tips Menjadi MC Atau Pembawa Acara Pernikahan yang Handal, Perhatikan 5 Hal Ini
Baca juga: Mengenal HIPAPI, Perkumpulan Pembawa Acara Pernikahan Indonesia, Kini Hadir di Banten
Kemudian pada tahun 2013 Leo memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya di sebuah rumah sakit swasta dan memilih untuk menekuni usahanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/tonggo-leo.jpg)