Virus Corona

Update Kasus Covid-19 di Indonesia Hari Ini 8 April 2021, Bertambah 5.504 Total 1.552.880 Kasus

Berikut update positif  Covid-19 di Indonesia hari ini, Kamis (8/4/2021) terjadi penambahan sebanyak 5.504 kasus.

Editor: Zuhirna Wulan Dilla
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Virus Corona | Covid-19- Jumlah pasien positif dan meninggal karena Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Virus corona jenis baru ini menyerang saluran pernapasan. 

TRIBUNBANTEN.COM - Berikut update positif  Covid-19 di Indonesia hari ini, Kamis (8/4/2021) terjadi penambahan sebanyak 5.504 kasus.

Melansir Tribunnews, saat ini total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 1.552.880 kasus dari sebelumnya sebanyak 1.547.376 kasus.

Hal itu tercatat dalam situs resmi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, covid19.go.id, pada Kamis sore pukul 16.33 WIB.

Baca juga: Vaksinasi Pejabat PNS dan TNI/Polri di Pandeglang Picu Kerumunan, DPRD: Malah Tambah Kasus Covid

Baca juga: Presiden Jokowi Bakal Buka Munas IX LDII, Upaya Bantu Atasi Dampak Pandemi Covid-19

Kabar baiknya, sebanyak 7.640 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh.

Jumlah pasien sembuh diketahui bertambah menjadi 1.399.382 dari sebelumnya yang sebanyak 1.391.742 pasien.

Sementara itu, pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah sebanyak 163 pasien.

Sehingga, total pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 menjadi 42.227 dari yang sebelumnya 42.064 pasien.

Penambahan kasus positif Covid-19 itu tersebar di seluruh wilayah provinsi di Indonesia.

Keganasan Mutasi Baru Virus Covid yang Muncul di Indonesia, Pasien Sembuh Bisa Terinfeksi Kembali

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Virus Covid-19 terus bermutasi.

Setelah muncul virus B117 dari Inggris, kini muncul mutasi baru virus Covid-19 di Indonesia, yaitu E484K.

Mutasi baru ini terjadi pada berbagai varian virus Corona, yaitu B117 dari Inggris, B1351 asal Afrika Selatan, dan P1 asal Brasil.

Ahli epidemiologi Indonesia dan peneliti pandemic pada Griffith University Australia, Dicky Budiman, mengatakan, mutasi baru virus Covid-19 ini dapat mengurangi efikasi vaksin.

Selain itu, katanya, dampak yang cukup mengkhawatirkan dari virus ini adalah munculnya resistensi, yaitu virus bisa bertahan dari imunitas yang ada di dalam tubuh.

"Mutasi ini disebut bisa menghindari sistim pertahanan tubuh atau imun. Sehingga mutasi virus ini menjadi lebih meningkat kemampuan dalam menginfeksi, bahkan reinfeksi," kata Dicky Budiman, saat diwawancara, Selasa (6/4). Reinfeksi merupakan situasi tubuh terinfeksi kembali setelah dinyatakan sembuh.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved