Masjid Istiqlal Dibuka Selama Ramadan, Maksimal 2000 Jemaah

Pihak pengelola Masjid Istiqlal membuka masjid selama bulan Ramadan 1442 H/2021. Masjid Istiqlal tidak mengadakan kegiatan apapun selama pandemi

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Masjid Istiqlal. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pihak pengelola Masjid Istiqlal membuka masjid selama bulan Ramadan 1442 H/2021.

Masjid Istiqlal tidak mengadakan kegiatan apapun selama pandemi Covid-19 sejak Maret 2020.

Hampir setahun lebih menutup semua aktivitas sejak pandemi Covid-19, akhirnya Masjid Istiqlal kembali menggelar salat Jumat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memanfaatkan momen ini dengan Jumatan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2021).

Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar berharap pembukaan Masjid Istiqlal di bulan suci Ramadan bisa dijadikan contoh bagi tempat ibadah umat muslim lain di Indonesia, bagaimana disiplin protokol kesehatan diindahkan oleh pengelola maupun para jemaahnya.

"Poin yang ingin saya tegaskan di sini, insyallah, mudah - mudahan Masjid Istiqlal ini bisa menjadi contoh untuk seluruh masjid di Indonesia bagaimana protokol kesehatan itu diindahkan," ucap Nasaruddin di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Kemenkes, IDI, dan MUI Sepakat Vaksinasi Covid-19 Akan Tetap Berjalan di Bulan Ramadan

Baca juga: Melihat Aktivitas Masjid di Banten Sambut Ramadan, Siapkan Protokol Kesehatan untuk Jemaah Beribadah

Adapun kata Nasaruddin, keputusan pembukaan Masjid Istiqlal berdasarkan sejumlah simulasi dan berbagai kesiapan antisipasi yang diterapkan pihak Masjid Istiqlal.

Nantinya setiap hari, jumlah jemaah dibatasi hanya 2.000 orang atau 30 persen dari kapasitas tampung ruang utama.

Jarak antar jemaah diatur dengan gap 2,5 meter, pada tempat wudhu juga disediakan hand sanitizer dan sabun.

Pada area tempat wudhu, pihak Masjid Istiqlal melakukan pengawasan khusus untuk menghindari adanya penumpukan orang.

Setiap malam selepas pelaksanaan ibadah terakhir, pihak Masjid Istiqlal juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan. Sudut lokasi yang teridentifikasi kerap dijadikan tempat berkerumun juga dilakukan penyemprotan.

"Kami sudah mengatur jarak 2,5 meter di antara satu jemaat dengan jemaat yang lain, kemudian handsanitizer, sabun di tempat - tempat wudhu, kemudian tempat wudhunya juga kami kontrol, tidak boleh berkerumun," jelas Nasaruddin.

"Jadi, setiap malam kita lakukan penyemprotan di istiqal ini," sambungnya.

Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi dan Ayam di Kota Tangerang Beranjak Naik

Baca juga: Jadwal Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 2021/1442 H, Digelar Pekan Depan

Pihak Masjid Istiqlal bersama instansi pemerintahan lainnya telah tiga kali menyimulasi ibadah Jumatan tersebut.

"Kami sudah melakukan simulasi tiga kali. Salat jumat juga. Kami ada 145 CCTV untuk memantau."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved