Ramadan 2021

Panen Timun Suri di Serang Alami Keterlambatan Karena Faktor Ini

Saat kedatangan TribunBanten.com yang bertepatan hari pertama Ramadan, rupanya Jahrudin tengah memanen timur suri di ladangnya untuk kali pertama.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Qodir
Tribunbanten.com/Ahmad Tajudin
Jahrudin memanen timun suri dari ladangnya di Kampung Cangkring, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamaran Kasemen, Kota Serang, Banten, Selasa (13/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Sejumlah petani timun suri di Kampung Cangkring, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamaran Kasemen, Kota Serang, Banten, mengalami keterlambatan panen.

Di antaranya dialami Jahrudin.

Pemilik lahan timur suri setengah hektare itu mengatakan panen pada Ramadan kali ini mengalami keterlambatan panen.

"Biasanya mah lima hari sebelum Ramadhan, kita sudah panen," ujar Jahrudin kepada TribunBanten.com saat ditemui di ladang timun surinya, di Kampung Cangkring, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamaran Kasemen, Kota Serang, Selasa (13/4/2021).

Saat kedatangan TribunBanten.com yang bertepatan hari pertama Ramadan, rupanya Jahrudin tengah memanen timur suri di ladangnya untuk kali pertama.

Baca juga: INSPIRASI Menu Buka Puasa Ramadan 2021: Kumpulan Resep Batagor Keriting hingga Es Kolang-kaling

Baca juga: Jembatan Penghubung 2 Desa di Pandeglang Terputus, Warga Tak Bisa Jual Hasil Panen: Tolong Kami Pak

Ia mengatakan dirinya dan beberapa warga yang menjadi petani timun suri mengalami keterlambatan panen karena faktor cuaca buruk dan pancaroba.

"Cuacanya kadang hujan kadang ngga, tapi lebih seringnya hujan terus," ujarnya.

Selain itu, keterlambatan panen ini disebabkan adanya kegagalan pada saat menanam bibit.

Jahrudin memanen timun suri dari ladangnya di Kampung Cangkring, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamaran Kasemen, Kota Serang, Banten, Selasa (13/4/2021).
Jahrudin memanen timun suri dari ladangnya di Kampung Cangkring, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamaran Kasemen, Kota Serang, Banten, Selasa (13/4/2021). (Tribunbanten.com/Ahmad Tajudin)

"Awalnya pas nanem bibitnya gagal terus, hampir tiga kali gagal karena cuacanya hujan terus" ucapnya.

Pada panen pertama, ia telah memetik buah timun surinya pada pagi hari.

"Tadi pagi udah, ada 31 ember. Habis terjual," ujarnya.

Baca juga: Deretan Minuman Segar untuk Berbuka Puasa, Es Cincau hingga Sop Buah

Baca juga: Inspirasi Menu Sahur: Tumis Sayur Campur hingga Tempe Tahu Bacem

Hal itu dirasakan juga oleh petani lainnya, Burhan.

"Sama saya juga ini, baru di panen sore ini," ucapnya.

Biasanya Burhan memanen hasil tanamannya sehari sebelum Ramadan.

Namun, kali ini perkebunannya mengalami keterlambatan dalam memanen.

"Awal-awal ini gagal terus nanemnya, akhirnya yang seharusnya sekarang sudah dipanen ke sekian kali, malah panennya di awal puasa," jelasnya.

Jahrudin memanen timun suri dari ladangnya di Kampung Cangkring, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamaran Kasemen, Kota Serang, Banten, Selasa (13/4/2021).

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved