Breaking News:

Maling Motor di Pamulang Dibawa ke Kantor Polisi Pakai Ambulans, Ada-ada Saja Alasannya

RF (30), pemilik sepeda motor sekaligus korban pencurian menceritakan, mulanya para warga hendak membawa maling itu dengan mobil biasa, namun

Istimewa
Para warga membawa seorang maling motor yang sempat jadi bulan-bulanan warga itu ke kantor Polsek Pamulang menggunakan mobil ambulans. 

TRIBUNBANTEN.COM, PAMULANG - Ada-ada saja yang dilakukan warga begitu menangkap maling sepeda motor di wilayahnya. Seperti warga di Jalan Kayu Manis, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

Mereka membawa seorang maling motor yang sempat jadi bulan-bulanan warga itu ke kantor Polsek Pamulang menggunakan mobil ambulans.

RF (30), pemilik sepeda motor sekaligus korban pencurian menceritakan, mulanya para warga hendak membawa maling itu dengan mobil biasa, namun itu dibatalkan. Alasannya cukup menggelikan, yakni karena mobil warga itu dianggap terlalu bagus.

"Tadinya mau pakai mobil tetangga, katanya (mobilnya) kebagusan. Akhirnya, (si maling) dibawa pakai ambulans. Habis itu mobilnya dipakai mengantar orang meninggal dari RSU," ungkap RF.

Baca juga: VIRAL Video Perawat RS Siloam Dianiaya Keluarga Pasien, Sempat Bersujud Justru Ditendang

Setelah dibawa ke Polsek, RF pun diperiksa sebagai saksi sekaligus pelapor.

"Status saya saksi pelapor," kata RF.

Ilustrasi ambulans
Ilustrasi ambulans (Tribun Palu)

RF menceritakan, upaya pencurian sepeda motornya oleh maling tersebut terjadi pada Jumat (16/4/2021), sekira pukul 05.00 WIB.

Baca juga: VIRAL Video Perawat RS Siloam Dianiaya Keluarga Pasien, Sempat Bersujud Justru Ditendang

Baca juga: Begal Tewas Diamuk Massa di Tebet, Sempat Tabrak Pot Bunga Lalu Tercebur ke Selokan

 

Saat itu, RF sedang tidur, motornya terparkir di luar rumah karena baru saja dipakainya berbelanja bahan baku dagangan kue.

"Saya dengar ada yang teriak maling, saya keluar, ternyata motor saya yang mau dicuri," ujar RF di rumahnya.

Kondisinya, saat RF keluar, si maling yang mengaku bernama Dede (25), sudah menjadi bulan-bulanan warga, namun tidak terlalu parah karena banyak ibu-ibu yang menghentikan. 

Halaman
1234
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved