Ramadan 2021

Pasaran Ramadan di Pondok Pesantren Al-Qur'an At-Thabraniyyah Kota Serang, Bikin Lela Semangat Lagi

Kita tidak tahu umur bisa belajar sampai kapan. Sesukses apa pun di dunia ini nantinya tetap bakal mati

TribunBanten.com/Mildaniati
Santri mendengarkan pasaran Ramadan kitab Ar-Ruh tentang alam barzah karya Ibnu Qoyyim di Pondok Pesantren Al-Qur'an At-Thabraniyyah, Kamis (22/4/2021) malam. 

Laporan Reporter TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Duduk di lantai putih, tangan Lela Fadilah fokus mendengarkan pasaran Ramadan kitab Ar-Ruh tentang alam barzah karya Ibnu Qoyyim di Pondok Pesantren Al-Qur'an At-Thabraniyyah, Kamis (22/4/2021) malam.

Sesekali, tangan guru SMKN 7 Kota Serang ini menggoreskan pena di kitabnya.

Menurut mahasiswi Pascasarjana Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Magister Pendidikan Bahasa Indonesia ini, mengaji membuatnya semangat setelah lelah bekerja.

"Mengaji jadi nge-charge diri kita sendiri supaya semangat lagi. Ada guru ngaji yang ngingetin," kata perempuan berusia 26 tahun ini kepada TribunBanten.com di Ponpes Al-Qur'an At-Thabraniyyah, Kamis malam.

Baca juga: Viral Video Santri Sahur Hanya Pakai Mie dan Kulit Melinjo, Begini Cerita Pemimpin Ponpes di Serang

Dia mengaku belajar di Ponpes Al-Qur'an At-Thabraniyyah ini begitu nyaman.

Ponpes ini berada di Jalan Yumaga No 23A Benggala, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Selain itu, dia ingin mengoptimalkan waktu yang ada.

"Kita tidak tahu umur bisa belajar sampai kapan. Sesukses apa pun di dunia ini nantinya tetap bakal mati," kata warga Desa Bintangresmi, Kecamatan Cipanas, Lebak, ini.

Selain Lela, ada 80 santri laki-laki dan perempuan yang mengikuti pasaran kitab di ponpes milik KH Ali Shobri Man'us itu.

Para santri membawa kitab, memakai masker, dan menjaga jarak.

Santri mendengarkan pasaran Ramadan kitab Ar-Ruh tentang alam barzah karya Ibnu Qoyyim di Pondok Pesantren Al-Qur'an At-Thabraniyyah, Kamis (22/4/2021) malam.
Santri mendengarkan pasaran Ramadan kitab Ar-Ruh tentang alam barzah karya Ibnu Qoyyim di Pondok Pesantren Al-Qur'an At-Thabraniyyah, Kamis (22/4/2021) malam. (TribunBanten.com/Mildaniati)

Pasaran berlangsung sekitar satu jam setiap satu pembahasan kitab dan diakhiri dengan membaca salawat. 

Staf Ponpes Al-Qur'an At-Thabraniyyah, Khusnul Khotimah, mengatakan pesantren terbuka bagi siapa saja, termasuk yang sudah bekerja dan ingin mondok.

Guru mengaji Ponpes Al-Qur'an At-Thabraniyyah Ust Zainul Haq Lc mengatakan nama pesantren terinspirasi dari nama ulama besar, yaitu KH Thabrani.

Pesantren ini dibangun pada1970.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved