Breaking News:

Wacana Dispensasi Larangan Mudik bagi Santri, Begini Persiapan Dinas Kesehatan Pandeglang

Pihak Pemerintah Kabupaten Pandeglang mempersilakan para santri yang sedang menempuh pendidikan di wilayah itu untuk pulang kampung saat libur Lebaran

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
NU Online
Ilustrasi Santri 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Pihak Pemerintah Kabupaten Pandeglang
mempersilakan para santri yang sedang menempuh pendidikan di wilayah itu untuk pulang kampung saat libur Lebaran.

Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Pandeglang Ahmad Sulaiman, para santri bisa merayakan Lebaran bersama keluarga dengan syarat memperhatikan ketentuan mudik yang dibuat pemerintah pusat dan mematuhi protokol kesehatan.

"Saya berharap mudik bagi para santri ini dapat dikaji mendalam. Apabila sudah menjadi keputusan seperti itu, kami hanya mengizinkan mudik untuk santri yang tinggal di Pandeglang dan Lebak. Lewat dari itu tidak bisa," kata dia, saat ditemui di Dinkes Pandeglang, Jumat (30/4/2021)

Baca juga: ASN Kota Serang Dilarang Mudik, Guru Hingga Kepala Sekolah Wajib Share Loc

Baca juga: Jelang Larangan Mudik Lebaran, Warga Curi Start Pulang Kampung di Terminal Poris Plawad

Dia menegaskan, pihaknya tidak melarang para santri untuk pulang ke kampung halaman.
Hanya saja, kata dia, ada kebijakan pemerintah pusat yang harus dipatuhi.

Dia menjelaskan, kebijakan itu berupa mudik lokal yang diperbolehkan pemerintah. Sehingga, menurut dia, masyarakat jangan mensalahartikan dengan cara tidak mematuhi protokol kesehatan.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada para santri yang pulang kampung.

Upaya itu dilakukan untuk mengatasi penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Pandeglang.

"Nanti para santri yang telah balik pasca lebaran akan kita swab secara massal dan akan ada isolasi mandiri selama beberapa waktu ke depan agar melihat kondisi dari santri tersebut apakah hasil uji tesnya positif atau tidak kan itu kita harus liat," ujarnya.

Untuk diketahui, pemerintah pusat mewacanakan memberikan dispensasi bagi para santri yang berada di Pondok Pesantren untuk dapat mudik pada libur Lebaran.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin karena kasihan kepada para santri yang tidak dapat mudik lantaran pelarangan mudik tahun ini.

Baca juga: Dukung Usulan Dispensasi Larangan Mudik, FSPP: 2 Juta Santri di Banten Pulang Kampung Bertahap

Baca juga: Gubernur Wahidin Halim Dukung Santri Boleh Mudik, Di-rapid Test dan Disortir di Terminal

Pemerintah pusat menetapkan waktu larangan mudik Lebaran mulai tanggal 6-17 Mei 2021.

Wacana itu mendapatkan lampu hijau dari Pemerintah Provinsi Banten yang memiliki basis santri dan santriwati cukup besar.

Gubernur Banten, Wahidin Halim mendukung langkah pemerintah untuk memberikan dispensasi kepada para santri yang berada di Banten untuk pulang dan bertemu dengan orangtua dan keluarga masing-masing.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved