Breaking News:

UPDATE Anak di Lebak Dipukuli Ayah Tiri Karena Takjil, Polisi Ungkap Adanya Dugaan Pencurian 

Pelaku terus mencecar anaknya menanyakan dimana handphone yang telah dicurinya sembari terus memukul.

Dok Polres Lebak
R, bocah 10 tahun asal Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten menjadi korban penganiayaan ayah tirinya 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Viral kasus ayah tiri di Kampung Cirangrang, Desa Sukanagara, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, memukul dan membenturkan kepala anak perempuannya berusia 10 tahun ke tiang rumah hingga pingsan dan trauma.

Semula, diinformasikan pada Kamis, 29 April 2021, pelaku meminta istrinya, Nurmah (27), untuk mengantar takjil berbuka puasa ke rumah ibunya.

Namun, karena sedang sibuk mencuci pakaian di sungai, sang istri meminta RM yang mengantarkan takjil tersebut.

Pelaku tidak suka anak tirinya yang mengantarkan takjil berbuka puasa kepada ibunya hingga akhirnya dia menghajar korban hingga pingsan.

Korban, RM (10), didampingi bibinya, Rumamah (43), melaporkan perbuatan ayah tirinya, S (33) ke Polres Lebak pada Senin (3/5/2021) kemarin.

Polres Lebak melakukan penyelidikan dan menangkap ayah tiri tersebut.

Namun, setelah dilakukan pendalaman penyidikan disertai pemeriksaan para saksi, polisi menemukan fakta baru soal penyebab penganiayaan ayah tiri terhadap anak malang tersebut. 

Baca juga: Cuma Gara-Gara Antar Takjil, Bocah SD Asal Lebak Dipukuli Ayah Tiri Hingga Pingsan

Kasat Reskrim Polres Lebak, AKP Indik Rusmono mengungkapkan penyebab utama pelaku menganiaya anaknya bukan karena salah mengantarkan takjil.

Kejadian sebenarnya bermula saat anak pelaku lainnya berinisial H melaporkan kepada pelaku bahwa RM telah mencuri handphone tetanggannya.

Halaman
123
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved