Breaking News:

Patroli Sahur Berujung Cekcok Antarkelompok, Komplotan Geng Motor yang Bacok Warga Serang Ditangkap

Aparat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serang mengamankan empat remaja pelaku penganiayaan.

Editor: Glery Lazuardi
istimewa
ilustrasi pembacokan 

TRIBUNBANTEN.COM - Aparat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serang mengamankan empat remaja pelaku penganiayaan.

Mereka yaitu, MAD (19), MM (18), S (19), MF (18). Pelaku, warga asal Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang diamankan di rumahnya.

Mereka diduga menganiaya anak di bawah umur di lingkungan Sempu Kelurahan Cipare Kecamatan Serang kota Serang.

"Untuk penyidikan lebih lanjut, pelaku berikut barang bukti diamankan di Satreskrim Polres Serang Kota," Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Muhamad Nandar, dalam keterangan yang diterima wartawan, Jumat (7/5/2021).

Baca juga: Pengakuan Bocah Korban Penganiayaan di Lebak, Dianiaya Ayah Tiri Usai Antar Hidangan Buka Puasa

Baca juga: Kasus Penganiayaan Karyawan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Oleh Kakanim Banggai Berakhir Damai

Dia menjelaskan, insiden itu berawal ketika sekelompok remaja dari lingkungan Sempu Kelapa Endep sedang nongkrong di belakang gang dekat rumah pelaku MAD.

Kemudian terlihat rombongan kelompok pemuda yang tidak dikenal membangunkan sahur melewati jalan raya.

Kemudian kelompok remaja menghampiri sekelompok pemuda ada yang berjalan kaki dan mengendarai sepeda motor.

"Pelaku MAD mengambil cerulit yang disimpan di bawah kursi depan rumahnya, setelah itu pelaku langsung lari menghampiri kolompok pemuda tersebut," kata dia.

Pada saat itu pelaku melihat anak pemuda Sempu Kelapa Endep yang tidak dikenal sedang dipukul sekelompok pemuda yang membangunkan sahur.

"Melihat kejadian tersebut pelaku MAD langsung membacok satu orang pemuda dari kelompok yang membangunkan sahur dengan menggunakan 1 bilah cerulit ke bagian leher, pinggang dan lengan tangan kanan," kata dia.

Setelah pelaku membacok korban berinisial MF (16), kemudian pelaku melarikan diri ke belakang gang dan membuang senjata tajam tersebut di pinggir kali dekat rumahnya.

Selain pelaku, pihak kepolisian menyita barang bukti berupa satu potong celana Training warna hitam kuning dan satu buah sarung yang sudah dilinting berisikan batu yang ada bercak darah.

Baca juga: Investigasi Komnas HAM: Fakta Baru Tewasnya Tahanan Polres Tangsel, Diduga Ada Penganiayaan

Baca juga: Fakta Penganiayaan Balita di Tangerang: 35 Pukulan dan Tendangan kepada Korban, Terekam di 5 Video

Berdasarkan hasil pemeriksaan, untuk pelaku MD (yang melakukan pembacokan-red) sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di rutan Polres Serang Kota.

Sedangkan MM, S dan MF dipulangkan, karena tidak terbukti melakukan tindak pidana.

"Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 80 UU RI No. 17 tahun 2016 atas perubahan kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo Pasal 351 KUHPidana, dengan ancaman penjara paling lama 6 (enam) tahun," tambahnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved