Breaking News:

Idul Fitri 2021

DMI Kota Serang Imbau Salat Idul Fitri Dilaksanakan dengan Prokes dan Tak Ganggu Umat Lain

Jika sudah di atas pukul 22.00 malam, ia mengimbau takbiran dilakukan di masjid tanpa pengeras suara.

Penulis: Ahmad Tajudin
Editor: Abdul Qodir
Tribunnews.com/Herudin
Ilustrasi salat berjemaah dengan protokol kesehatan - Jamaah melaksanakan shalat Jumat di Masjid Agung Al Barkah Kota Bekasi, Jumat (29/5/2020). Pemeritah Kota Bekasi mengizinkan sejumlah masjid di zona hijau untuk melaksanakan kegiatan ibadah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Serang Komar mengimbau pelaksanaan salat Idul Fitri dilakukan tertib dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Ia menekankan agar pelaksanaan salat Idul Fitri nanti tidak menimbulkan kerumunan.

"Saya selaku ketua DMI Kota Serang mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Serang, untuk melaksanakan salat Idul Fitri ini dengan kekhusukan, ketenangan, ketertiban tanpa mengganggu warga lain atau umat lain," ujar Komar saat ditemui di Jalan KH Abdul Latief 44, Kecamatan Serang, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, Senin (10/5/2021).

Ia mengatakan ada beberapa titik konsentrasi warga saat melaksanakan salat Idul Fitri di Kota Serang sebelum masa pandemi Covid-19.

Di antaranya di Alun-alun Kota Serang, Stadion Maulana Yusuf, Masjid Ats Tsauroh, Masjid Al-Bantani dan beberapa tempat lainnya.

Namun, untuk Idul Fitri 2021 kali ini, pelaksaan salat Idul Fitri hanya dilakukan di masjid atau musala. Dan jemaah yang bisa mengikuti salat Idul Fitri di tempat adalah warga sekitar. 

Baca juga: Bupati Serang Imbau Warga Salat Idul Fitri di Lapangan Terbuka

"Saat ini Covid-19 masih ada, jadi masyarakat harus tetap menjaga kesehatan dan tetap jaga protokol kesehatan," tandasnya.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Serang Komar
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Serang Komar (Tribunbanten.com/Ahmad Tajudin)

Sementara, untuk pelaksanaan takbiran pada Idul Fitri tahun ini hanya boleh dilakukan di masjid atau musala dengan sejumlah ketentuan, mulai jumlah peserta, waktu takbiran hingga pengeras suara atau speaker.

"Demi kenyamanan pendengaran bagi telinga masyarakat, kalau bisa dibatasi hanya sampai jam 22.00 WIB malam saja," pintanya.

Jika sudah di atas pukul 22.00 malam, ia mengimbau takbiran dilakukan di masjid tanpa pengeras suara.

Baca juga: Panduan Lengkap Salat Idul Fitri 2021 oleh Kementerian Agama untuk Zona Hijau, Kuning, Merah, Oranye

Sesuai surat edaran Kementerian Agama, maka takbiran keliling maupun pawai obor ditiadakan.

"Kita tetap menghargai pemerintah, jadi tidak ada takbir keliling ataupun pawai obor pada saat malam takbiran, cukup di rumah saja, ibadah dengan khusuk," tuturnya.

Artikel lain terkait salat Idul Fitri di TribunBanten.com

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved