Mudik Lebaran 2021

Larangan Mudik, Kepala Terminal Pakupatan Minta Maaf Belum Bisa Layani Perjalanan Pulang Kampung

Selama periode larangan mudik Lebaran 2021, pihak pengelola Terminal Pakupatan, Kota Serang membatasi kegiatan operasional.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
Tribunbanten.com/Ahmad Tajudin
Terminal Pakupatan Kota Serang sepi dari bus AKAP dan penumpang pada Kamis (6/5/2021), setelah adanya pemberlakuan larangan mudik. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Selama periode larangan mudik Lebaran 2021, pihak pengelola Terminal Pakupatan, Kota Serang membatasi kegiatan operasional.

Mulai 6 sampai 17 Mei mendatang, calon penumpang yang ingin bepergian dibatasi. Hanya untuk kepentingan tertentu seperti yang ditetapkan pemerintah.

Untuk itu, bertepatan momentum Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Kepala Terminal Pakupatan Kota Serang Waluyo Dianto, meminta maaf kepada masyarakat.

"Kami memohon maaf karena belum bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk Kota Serang. Tetapi Insya Allah, kami akan selalu melakukan yang terbaik untuk seluruh lapisan masyarakat," kata dia, kepada TribunBanten.com saat ditemui di Terminal Pakupatan Kota Serang, Rabu (12/5/2021).

Baca juga: Melihat Penerapan Protokol Kesehatan di Terminal Pakupatan saat Periode Larangan Mudik Lebaran

Baca juga: Hingga Hari ke-3 Larangan Mudik, Jumlah Penumpang Tak Lebih dari 10 Orang di Terminal Pakupatan

Selama periode larangan mudik Lebaran itu, dia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan mudik.

Pelarangan mudik, kata dia, bukan semata-mata mengedepankan egoisme kebijakan pemerintah semata.

"Tetapi ini bentuk pemerintah menjaga keselamatan dan melindungi seluruh masyarakatnya," kata dia.

Di mana banyak terjadi penularan coronavirus disease 2019 (Covid-19), salah satunya, kata dia, diakibatkan adanya aktivitas alur mudik.

"Sehingga ini bentuk antisipasi yang dilakukan pemerintah. Maka dari itu kami mengajak masyarakat legowo dengan kebijakan ini. Tetap mematuhi protokol kesehatan agar bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ujarnya.

Baca juga: Bus Berstiker Khusus di Terminal Pakupatan Tetap Jalan Meski Angkut Sedikit Penumpang

Baca juga: Tak Ada Penumpang di Terminal Pakupatan, Sopir Bus AKDP Diminta Pulang Kampung Saja

Pada Rabu ini, sejumlah kru transportasi, sopir dan pedagang asongan di Terminal Pakupatan menerima paket sembako.

Pemberian paket sembako ini dilakukan para petugas pengelola Terminal Pakupatan.

Sumbangan itu diberikan pihak Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Mereka, kata dia, prihatin terhadap situasi dan kondisi saat ini, di mana ada para pejuang transportasi yang sedang mencari nafkah untuk keluarga.

"Kemudian mereka datang kepada kami untuk memberikan bantuan kepada para supir, kru transportasi dan pedagang asongan," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved