Rumah-rumah di Gaza Bergetar, Langit Menyala, 40 Orang Tewas dalam Aksi Balas Serangan Hamas-Israel

Israel melakukan ratusan serangan udara di Gaza hingga Rabu dini hari, ketika kelompok militan Palestina lainnya menembakkan rentetan roket

Ahmad GHARABLI / AFP
Pasukan keamanan Israel dikerahkan di tengah bentrokan dengan pengunjuk rasa Palestina di kompleks masjid al-Aqsa di Yerusalem, pada 7 Mei 2021. 

TRIBUNBANTEN.COM - Setidaknya 35 orang dilaporkan tewas di Gaza dalam aksi balas serangan udara di wilayah tersebut, Rabu (12/5/2021).

Ketegangan Israel dan Hama meningkat.

Lima orang Israel juga dilaporkan tewas dalam aksi balas serangan udara itu.

Satu bangunan perumahan bertingkat di Gaza runtuh dan satu lagi rusak berat setelah berulang kali terkena serangan udara Israel.

Israel mengatakan jet-jetnya telah menyerang dan menewaskan beberapa pemimpin intelijen Hamas pada Rabu ini.

Serangan lain menargetkan situs peluncuran roket, kantor Hamas, dan rumah para pemimpin Hamas.

Baca juga: Muhammadiyah Mengutuk Serangan Tentara Israel ke Jamaah Salat Tarawih di Masjid Al-Aqsa Palestina

Itu adalah serangan terberat antara Israel dan Hamas sejak perang 2014 di Gaza dan mendorong kekhawatiran internasional bahwa situasinya dapat meningkat menjadi di luar kendali.

Utusan perdamaian Timur Tengah PBB Tor Wennesland dalam takun Twitter-nya meminta kedua belah pihak menghintikan aksi saling serang tersebut.

"Hentikan api segera. Itu akan meningkat menuju perang skala tinggi. Pemimpin di semua pihak harus bertanggung jawab atas de-eskalasi," katanya.

Tonton Juga Video Warga Gaza Tumpah Ruah ke Jalan Rayakan Kemenangan, Hamas Siapkan Roket Jika Israel Berani Langgar

Rumah-rumah di Gaza bergetar dan langit menyala terkena serangan Israel.

Roket keluar dan rudal pertahanan udara Israel mencegat.

Setidaknya 30 ledakan terdengar dalam hitungan menit tepat setelah fajar terbit pada hari Rabu.

Baca juga: Negara di Jazirah Arab Akui Keberadaan Israel, Terakhir Maroko, Bagaimana Sikap Indonesia?

Di kota Lod campuran Arab-Yahudi, dekat Tel Aviv, dua orang tewas setelah sebuah roket menabrak kendaraan di daerah itu.

Lod dan kota-kota campuran lainnya telah dicengkeram oleh demonstrasi atas kekerasan dan ketegangan Gaza di Yerusalem.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved