Breaking News:

Kriminal

Tega! Ayah Kandung Hingga Tetangga Perkosa Anak Disabilitas di Pandeglang

Para pelaku mengaku hanya satu kali meyetubuhi anak berkebutuhan khusus tersebut. Alasannya, karena khilaf dan terbawa hawa nafsu.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi pencabulan, pemerkosaan dan kekerasan seksual 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Seorang anak berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas, 16 tahun, di Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi korban pemerkosaan oleh ayah kandungnya dan dua tetangga secara bergilir.

Pemerkosaan yang dilakukan oleh orang terdekat itu terjadi pada Minggu malam kemarin.

"Pelaku J yang merupakan ayah kandungnya tinggal berdua dengan sang anak. Dan pada saat itu pelaku gelap mata melihat korban dan menyetubuinya di saat rumah sedang kosong," ungkap Kapolsek Bojong, AKP Sukarman, saat dihubungi TribunBanten.com, Senin (17/5/2021).

Suikarman mengatakan anak penyandang disabilitas yang disembunyikan identitasnya tersebut dirudapaksa oleh ketiga pelaku secara bergantian di dua lokasi berbeda.

Baca juga: Remaja di Serang Dirudapaksa Ayah Tiri di Depan Ibu Kandung, Dipaksa Saksikan Orangtuanya Bersetubuh

Baca juga: Ayah Tiri di Serang Rudapaksa Anak 13 Tahun Selama 3 Tahun, Dari Guru Mengaji Terungkap

Ketiga pelaku yakni, SK (35), UK (30), dan J (51) telah diamankan petugas Polsek Bojong dari rumah masing-masing untuk mencegah amuk massa. Sebab, rumah salah satu pelaku semapt dikepung warga. 

Kini, kasus ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pandeglang untuk penyidikan lebih lanjut.

Dalam pemeriksaan, para pelaku mengaku hanya satu kali meyetubuhi anak berkebutuhan khusus tersebut. Alasannya, karena khilaf dan terbawa hawa nafsu.

Baca juga: Demo Pemandian Cikoromoy Ditutup, Bupati Pandeglang Salahkan Pedagang Tapi Siapkan Kompensasi

Dan ketiga pelaku kini menyesali perbuatannya.

Akibat perbuatannya, ketiga pelaku dijerat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak ( UU Perlindungan Anak).

Artikel lain terkait pemerkosaan di TribunBanten.com

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved