Breaking News:

Tempat Wisata Ditutup

Dihantam Bertubi-tubi, Begini Prediksi Bisnis Pariwisata di Banten Menurut Dosen Untirta

Namun, selama pandemi Covid-19 masih menghantui kita, belum terlihat ada tren positif di sektor pariwisata Banten

Penulis: Amanda Putri Kirana
Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Amanda Putri Kirana
Taman wisata Mahoni Bangun Sentosa (MBS) yang berlokasi di Lingkungan Cideheng, Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang, tutup sementara mulai Minggu (16/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Amanda Putri Kirana

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Akademisi Agus David Ramdansyah memprediksi tren pariwisata di Banten pada tahun ini masih bergerak ke arah negatif.

"Bukannya saya pesimistis. Namun, selama pandemi Covid-19 masih menghantui kita, belum terlihat ada tren positif di sektor pariwisata Banten," ujar dosen prodi Magister Manajemen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) ini kepada TribunBanten.com, Selasa (18/5/2021).

Apalagi saat ini Banten menerapkan kebijakan menutup sementara tempat wisata pada 15-30 Mei 2021.

Baca juga: Gubernur Banten Berkeras Tempat Wisata Ditutup: Untuk Kepentingan Lebih Besar

Penutupan itu dilakukan setelah adanya lonjakan pengunjung pada libur Lebaran.

Situasi itu dikhawatirkan menjadi jalan penyebaran virus Covid-19 bagi masyarakat di tengah upaya vaksinasi yang sedang berjalan.

“Menjadi tantangan bagi pariwisata untuk bangkit karena selama masa pandemi Covid-19, kapasitas pengunjung dibatasi. Bahkan, sekarang sedang ditutup sementara,” ucap Agus.

Menurut dia, sektor pariwisata di Banten telah mengalami kemerosotan sejak tiga tahun terakhir pasca-tsunami yang membuat perputaran ekonomi masyarakat sekitar tidak berkembang.

“Pariwisata di Banten sudah dihantam bertubi-tubi, seperti isu tsunami, banjir, infrastruktur, dan sekarang pandemi Covid-19.”

Baca juga: Tempat Wisata Ditutup hingga 30 Mei, Ini Kata Ketua Harian PHRI Banten dan Agen Perjalanan di Serang

“Saat kita sedang berusaha untuk kembali membangun image positif dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat, eh tiba-tiba datang virus Covid-19,” kata pria berusia 50 tahun ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved