Sopir Taksi Online Dibegal

Ternyata Satu dari Lima Komplotan Begal Taksi Online di Lebak Masih Pelajar, Ini Sosoknya

"Satu orang masih berstatus pelajar di sebuah sekolah dan masih aktif. Ia juga masih bersekolah dengan secara daring," ujar Kapolres Lebak

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
kelima pelaku begal sopir taksi online di Jalan Raya Cileles, Rangkasbitung-Malimping, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (20/5/2021). 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Petugas Polres Lebak meringkus lima pelaku komplotan begal bermodus penumpang yang berupaya melakukan pencurian dan menembak sopir taksi online dengan senjata airsoft gun di Jalan Raya Sampay, Kabupaten Lebak, Rabu (19/5/2021) dini hari.

Kelima pelaku masih berusian muda. Kelima pelaku yakni R (20), M (25), IM (21), MR (16) dan F (24). Bahkan,  seorang pelaku berinisial MR masih berstatus pelajar. 

"Satu orang masih berstatus pelajar di sebuah sekolah dan masih aktif. Ia juga masih bersekolah dengan secara daring," ujar Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana dalam jumpa pers di Mapolres Lebak, Kamis (20/5/2021).

Ade mengatakan, untuk pelaku yang masih berstatus pelajar dilakukan penyidikan secara terpisah mengingat masih di bawah umur.

5 pelaku begal sopir taksi online ditangkap anggota Polres Lebak, Kamis (20/5/2021)
5 pelaku begal sopir taksi online ditangkap anggota Polres Lebak, Kamis (20/5/2021) (TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan)

Adapun kelima pelaku pembegalan tersebut ditangkap polisi di rumah masing-masing di wilayah Desa Cileles, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu (19/5/2021).

Kelima pelaku dalam pemeriksaan mengaku baru satu kali melakukan aksi tersebut.

Baca juga: Viral Sopir Taksi Online Dibegal 4 Pria di Lebak, Sempat Duel hingga Kena 10 Tembakan Air Softgun

Diberitakan, seorang pengemudi taksi online bernama Evi Hanapi (45), warga Kampung Cipelag, Desa Sukalaksana, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten menjadi korban begal yang dilakukan oleh lima orang tak di kenal di Jalan Raya Sampay, Kabupaten Lebak, Rabu (19/5/2021) dini hari.

Semula, korban mendapatkan orderan lewat aplikasi online untuk membawa penumpang dari kawasan Cipare, Kota Serang ke Cileles, Kabupaten Lebak.

Lantas, ia menjemput penumpang yang ternyata empat pria. 

Mobil milik Epi Hanapi, driver taksi online yang dibegal penumpangnya saat tengah malam, Rabu (20/5/2021)
Mobil milik Epi Hanapi, driver taksi online yang dibegal penumpangnya saat tengah malam, Rabu (20/5/2021) (istimewa)

Awal perjalanan berjalan normal seperti penumpang biasa, namun mendekati tempat tujuan, korban diminta memelankan laju mobilnya di Jalan Raya Sampay, Kabupaten Lebak, yang sepi dan jauh dari pemukiman warga.

Tak dinyata, seorang penumpangnya berusaha merebut kunci mobil dan penumpang dari kursi belakang menodongkan senjata.

Baca juga: Saya Sudah Siap Mati, Kisah Sopir Taksi Cuma Pusing Ditembak Begal, Pelaku Kabur Saat Diajak Duel

Saat saling rebut kunci terjadi, tiba-tiba penumpang dari kursi belakang menarik baju dan memukul korban. Karena refleks, korban berusaha menangkis pukulan tersebut.

Epi Hanapi (45) sopir taksi online saat melaporkan aksi pembegalan yang dialaminya ke Polres Lebak, Rabu (19/5/2021).
Epi Hanapi (45) sopir taksi online saat melaporkan aksi pembegalan yang dialaminya ke Polres Lebak, Rabu (19/5/2021). ((KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN))

Namun, sesaat kemudian penumpang dari kursi belakang melepaskan 10 kali tembakan ke kepala dan punggung korban. Beberapa tembakan melesat dan merusak bagian jendela mobil.

Lantas, sopir taksi online keluar mobil dan mengajak berduel satu per satu keempat penumpangnya itu. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved