Breaking News:

Senggolan Kendaraan di Pandeglang, Sopir Bus Ditusuk

Hamam mengatakan, pelaku telah diamankan di kantor polsek setempat. Dan korban telah dibawa ke Puskesmas

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Instagram @info.banten
Seorang sopir bus Murni Jaya jurusan Labuan-Kalideres, ditusuk pengendara Grand Max di Jalan Rayu Labuan-Pandeglang, Saketi, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat (21/5/2021) petang. 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Seorang sopir bus Murni Jaya jurusan Labuan-Kalideres, ditusuk pengendara Grand Max di Jalan Rayu Labuan-Pandeglang, Saketi, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat (21/5/2021) petang.

Kejadian diduga dipicu bus yang dikendarai korban mendahului dan menyenggol mobil Grand Max yang dikendarai pelaku.

Kapolres Pandeglang, AKBP Hamam Wahyudi membenarkan kejadian tersebut dan saat ini kasus tersebut tengah dalam penyelidikan.

"Iya benar terjadi penusukan terhadap supir bus murni, kini supir yang menusuk sudah diamankan," ujar Hamam saat dihubungi, Jumat (21/5/2021).

Baca juga: Mobil Mewah Berplat B Tabrak Polisi Saat Penyekatan Mudik, Begini Nasib Si Pengendara Sekarang

Baca juga: Tabrak Bocah Keterbelakangan Mental, Pria Ini Cabuli Korban yang Tak Lain Teman Main Anaknya

Pengendara Grand Max diamankan polisi dan warga usai menusuk sopir bus Murni Jaya jurusan Labuan-Kalideres di Jalan Rayu Labuan-Pandeglang, Saketi, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat (21/5/2021) petang. Sebelumnya, bus tersebut sempat menyenggol kendaraan pelaku saat mendahului.
Pengendara Grand Max diamankan polisi dan warga usai menusuk sopir bus Murni Jaya jurusan Labuan-Kalideres di Jalan Rayu Labuan-Pandeglang, Saketi, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat (21/5/2021) petang. Sebelumnya, bus tersebut sempat menyenggol kendaraan pelaku saat mendahului. (Instagram @info.banten)

Hamam mengatakan, pelaku telah diamankan di kantor polsek setempat. Dan korban telah dibawa ke Puskesmas Saketi untuk mendapatkan perawatan.

"Kami berharap masyarakat agar tidak terprovokasi dan jangan melakukan kekerasan dengan motif apapun," tegasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved