Breaking News:

Pemprov Banten Izinkan Tempat Wisata Kembali Dibuka, Pengelola Wajib Perketat Prokes

Gubernur Banten, Wahidin Halim merevisi aturan penutupan tempat wisata di wilayah Banten.

TribunBanten.com/Mildaniati
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, M Agus Setiawan 

Laporan wartawan TribunBanten.com Mildaniati

TRIBUNBANTEN, SERANG - Gubernur Banten, Wahidin Halim merevisi aturan penutupan tempat wisata di wilayah Banten.

Dalam revisi yang sebelumnya tertuang dalam Instruksi Gubernur itu, tempat wisata boleh duka sepanjang masih berada di zona hijau dan kuning, sementara zona oranye dan merah ditutup.

Revisi Intruksi Gubernur tersebut berlaku pada 19 Mei 2021 yang ditujukan kepada kepala daerah di provinsi Banten, dengan catatan setiap pengelola wisata harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat sesuai perundang-undangan.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, M Agus Setiawan mengatakan penutupan tempat wisata yang sempat dilakukan sepekan kemarin berdampak bagi para pengelola serta pedagang.

"Kami bersama beberapa pihak lain mengadakan komunikasi secara terbuka dan diskusi bersama. Setelah dibuka kembali destinasi wisata, kami harap pengelola wisata bisa menerapkan protokol kesehatan dan bekerjasama dengan satuan tugas Covid 19 terdekat," ujarnya.

Baca juga: Masuk Zona Kuning, Destinasi Wisata di Kabupaten Tangerang dan Kota Cilegon Dibuka

"Ya tetep walaupun dibuka lagi patuhi protokol kesehatan dan jangan berkerumun,"tambahnya.

Seperti diketahui, Gubernur Banten, Wahidin Halim merevisi kebijakan penutupan tempat wisata di Banten untuk dibuka mulai Jumat (21/5/2021).

Keputusan tersebut berdasarkan intruksi Gubernur Nomor 11 Tahun 2021 tentang Revisi Instruksi Gubernur Nomor 556/901-DISPAR/2021 tentang Penutupan Sementara Destinasi Wisata Dampak Libur Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021.

Baca juga: PSBB Banten Diperpanjang, Tempat Wisata Pantai Anyer dan Cinangka Kembali Dibuka

Dalam perubahan Intruksi Gubernur tersebut disebutkan bahwa destinasi yang diperbolehkan untuk tetap dibuka yakni daerah yang berada di zona kuning dan hijau.

"Destinasi wisata pada zona merah dan zona oranye ditutup. Namun destinasi wisata zona hijau dan kuning tetap dibuka dengan syarat menerapkan kewajiban protokol kesehatan secara ketat sesuai peraturan perundang-undangan," bunyi surat tersebut.

Penulis: mildaniati
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved