Breaking News:

Jumlah Pasien Covid-19 di Lebak Mulai Merangkak Naik Pasca-libur Lebaran, Sehari Tambah 6 Orang

Ia menambahkan, pihaknya masih terus melakukan tracing dan tracking penyebaran kasus Covid-19 di masyarakat untuk mengantisipasi lonjakan kasus

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Kogabwilhan I
Sejumlah petugas tengah memberikan pelayanan kepada warga di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Jumlah positif pasien Covid-19 di Kabupaten Lebak mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir pasca-mudik dan libur Lebaran 2021. Tercatat, tambahan lima sampai enam orang pasien Covid-19 di Lebak dalam setiap harinya.

Sebagian dirawat di RSUD Dr Adjidarmo dan sebagian lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Ada kenaikan sebesar 22 orang saat ini yang ditangani oleh pihak rumah sakit. Mereka yang positif berdasarkan keluhan dan tracing yang dilakukan selama tujuh hari terakhir," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Lebak, Firman Rahmatullah saat dihubungi, Senin (31/5/2021).

Meski begitu, Firman menyebut jumlah kasus positif Covid-19 di Lebak masih di bawah jumlah kasus Covid-19 kabupaten/kota lain di Provinsi Banten.

Baca juga: Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca-Lebaran, Bertambah 100 Orang Positif Dalam Sepekan di Tangerang

"Justru yang sangat tinggi itu di Tangerang. Kalau di (tempat) kami, walaupun terjadi peningkatan, akan tetapi penyebarannya masih dapat diatasi," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya masih terus melakukan tracing dan tracking penyebaran kasus Covid-19 di masyarakat untuk mengantisipasi lonjakan kasus di Lebak.

Pengunjung pantai Pasir Putih Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (15/5/2021) melebihi kapasitas.
Pengunjung pantai Pasir Putih Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (15/5/2021) melebihi kapasitas. (TRIBUNBANTEN.COM/MARTEEN RONALDO PAKPAHAN)

Diberitakan, Pemerintah Provinsi Banten mengizinkan mudik lokal dan beroperasinya tempat wisata selama larangan mudik 6 sampai 17 Mei 2021.

Namun, dua hari pasca-Lebaran atau pada 15 Mei 2021, Gubernur Banten Wahidin Halim memutuskan seluruh tempat wisata di Banten ditutup menyusul terjadinya lonjakan pengunjung dan kerumunan di beberapa objek tempat.

Bahkan, terjadi kemacetan di beberapa titik jalan karena tingginya mobilitas warga.

Baca juga: Pilar Saga Klaim Kenaikan Kasus Covid-19 di Tangsel Hanya 1 Persen pasca Libur Lebaran

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved