Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Pemerintah Imbau Masyarakat Pasang Bendera Merah Putih
Peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan amanat dari Keputusan Presiden (Keppres ) Republik Indonesia (RI) Nomor 24 Tahun 2016.
TRIBUNBANTEN.COM - Setiap tanggal 1 Juni dirayakan sebagai Hari Lahir Pancasila.
Peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan amanat dari Keputusan Presiden (Keppres ) Republik Indonesia (RI) Nomor 24 Tahun 2016.
Untuk memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni yang akan jatuh hari Selasa, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengajak masyarakat Indonesia untuk ikut memeriahkannya.
Salah satunya dengan cara mengibarkan bendera di rumah masing-masing.
"Pemerintah bersama seluruh komponen bangsa akan memperingati hari lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni. Pada peringatan tersebut akan diadakan upacara bendera secara virtual," ujar Kartono dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com. Jumat.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Penyelenggara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2021 Karjono pada konferensi pers di kantor Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Jakarta, Jumat. (28/5/2021).
Baca juga: Aksi Mapala se-Banten, Bentangkan Bendera Merah Putih, Gelar Aksi Teatrikal Gantung Diri
Ia mengatakan, peringatan tersebut merupakan amanat dari Keputusan Presiden (Keppres ) Republik Indonesia (RI) Nomor 24 Tahun 2016.
Rencananya, upacara tersebut akan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual dari Istana Negara.
Begitu pula dengan para menteri dan pejabat yang tergabung dalam pemerintahan Jokowi.
Mereka akan mengikuti kegiatan upacara dari kantornya masing-masing.
Sementara itu, Kepala BPIP Yudian Wahyudi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi akan menghadiri upacara di depan Gedung Pancasila secara langsung.
Karjono memastikan bahwa semua penyelenggaraan kegiatan peringatan Hari Lahir Pancasila tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang berlaku.
Tak hanya itu, Yudian Wahyudi turut mengimbau agar seluruh masyarakat Indonesia ikut mengibarkan bendera Merah Putih selama satu hari penuh di tiap instansi dan rumah masing-masing pada Selasa (1/6/2021).
Menurutnya, hal tersebut penting dilakukan sebagai bentuk penghargaan perjuangan kepada para pendiri bangsa dalam merumuskan Pancasila.
Selain upacara, tambah Yudian, BPIP juga akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan, mulai dari perlombaan hingga gelaran wayang kulit di Solo, Jawa Tengah pada Minggu (6/6/2021).
"Salah satu cara efektif untuk memaknai nilai Pancasila, dengan menggelar sejumlah perlombaan dan pemberian penghargaan atau apresiasi kepada masyarakat yang berkaitan dengan aktivitas dan prestasinya," ucap Yudian.
Baca juga: Warga Kabupaten Tangerang Bentangkan Bendera Merah-Putih Sepanjang 162 Meter
Sebagai bentuk pencegahan penularan Covid-19, perlombaan tersebut akan dilaksanakan secara hybrid, baik itu secara langsung maupun virtual.
Yudian juga meminta kepada generasi muda untuk lebih aktif mengambil bagian pada kegiatan tersebut. Dengan begitu, harapan keluhuran bangsa dapat terpelihara dari generasi ke generasi.
"Perlombaan lebih diprioritaskan untuk pelajar, mahasiswa, anak muda, dan kaum milenial. Tujuannya, agar mereka tergerak untuk mendalami lebih lanjut dan menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang bisa dirasakan di semua lini kehidupan," ujarnya.
Upacara diikuti 34 propinsi
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendukung penuh eksistensi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Yang terkini, soal peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021.
Rencananya akan diikuti serentak secara langsung dan daring oleh seluruh perwakilan dari 34 provinsi dan kabupaten atau kota dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Hal ini terungkap usai silaturahmi yang dilakukan jajaran BPIP ke Kemendagri, diwakilkan oleh Dirjen Polpum (Politik dan Pemerintahan Umum) Bahtiar di Gedung Kemendagri, Jakarta, Kamis (27/5).
Hadir dari BPIP, Deputi I Prakoso, Deputi II K.A Tajuddin, Deputi IV Baby Siti Salamah, Deputi V Rima Agristina, Direktur Sosialisasi Komunikasi dan Jaringan M. Akbar Hadi Prabowo dan Direktur Evaluasi Edi Subowo.
"Kami membicarakan tiga hal. Pertama dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021. Kedua, gotong royong sepanjang bulan bakti Pancasila. Ketiga, terkait Perpres 13 Tahun 2021 tentang Pembinaan Ideologi Pancasila kepada generasi muda melalui Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka," kata Rima Agristina.
Sementara itu, Bahtiar berterima kasih dan menyambut baik kunjungan BPIP.
"Kami pada prinsipnya sangat mendukung karena ini tugas kenegaraan. Kita tahu BPIP bertugas melakukan pembinaan Pancasila di lembaga eksekutif, legislatif dan juga yudikatif," katanya.
Bahtiar menegaskan kekhasan BPIP didesain untuk memperkuat ideologi masyarakat dan aparatur negara, termasuk memperingati Hari Lahir Pancasila.
"Kami membantu agar acara bisa dilaksanakan serentak di provinsi, kabupaten sampai kecamatan. Tentu dengan menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.
Soal Bulan Bakti Pancasila, teknis lebih lanjut akan dibicarakan bersama pihak lain, termasuk pelibatan swasta.
"Soal rekrutmen paskibraka yang nanti akan didapuk sebagai Duta Pancasila. Saya kira ini inovasi yang bagus untuk membangun jejaring daerah agar bisa jadi teladan masyarakat," ujarnya
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Upacara Peringatan Lahirnya Pancasila 1 Juni di Istana Negara, Imbauan Pasang Bendera
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/monumen-pancasila-sakti-di-lubang-buaya.jpg)