Tuai Pro & Kontra, Ini Alasan Pengangkatan Abdee Slank Jadi Komisaris Telkom Kata Stafsus BUMN

Pihak Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengungkap alasan menunjuk Abdi Negara Nurdin menjadi Komisaris PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Editor: Glery Lazuardi
Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Abdee Slank saat kembali manggung bersama Slank di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (23/5/2018). 

TRIBUNBANTEN.COM - Pihak Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengungkap alasan menunjuk Abdi Negara Nurdin menjadi Komisaris PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Munculnya nama pria yang dikenal dengan nama Abdee Slank itu di dalam formasi dewan Komisaris Telkom Indonesia mengejutkan sejumlah masyarakat.

Nama Abdee Slank menjadi perdebatan. Mengingat pria berusia 52 tahun itu lebih dikenal sebagai anak band dan produser musik.

Baca juga: Kinerjanya Diragukan, Pengamat Sebut Penunjukkan Abdee Slank Hanya Politik Balas Budi

Baca juga: Ditunjuk Jadi Komisaris Telkom, Rekam Jejak Karier Abdee Slank: Anak Band hingga Masuk Pemerintahan

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengungkapkan alasan Menteri BUMN Erick Thohir memilih Abdee sebagai komisaris.

Menurut dia, penunjukan Abdee itu untuk memperkuat konten yang diproduksi Telkom.

Dia menjelaskan, Abdee merupakan seorang seniman dinilai mampu membantu Telkom Indonesia dalam hal membuat konten yang akan dijual ke masyarakat.

“Sementara Abdee Slank atau Abdi Negara, Pak Erick ini dorong Telkom banyak masuk ke konten. Kita tahu Telkom itu masih belum kuat kontennya dan ini perlu diperkuat ke depannya," jelas Arya dikutip dari Kompas TV, Minggu (30/5/2021).

"Nantinya Abdi ini akan bantu supaya Telkom ini kuat di konten yang dijual ke publik,” sambungnya.

Baca juga: Abdee Slank jadi Komisaris Telkom Menuai Berbagai Reaksi, Iwan Fals dan Ahmad Dhani Bilang Begini

Baca juga: Tak Hanya di Telkom, Ternyata Abdee Slank Juga Menjabat Posisi Komisaris di Dua Perusahaan Ini

Diketahui sebelumnya, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) hari ini menyetujui Bambang Permadi Brodjonegoro menjadi komisaris utama perseroan.

Berdasarkan daftar yang diterima Tribunnews, selain Bambang Brodjonegoro selaku eks Menteri PPN, ada juga gitaris Slank Abdi Negara Nurdin dan Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di posisi komisaris baru Telkom.

Perombakan jajaran dewan komisaris tersebut dikatakan Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah saat konferensi pers usai RUPST.

"RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus dewan komisaris dan dewan direksi perseroan. Terkait perubahan susunan pengurus perseroan, Komisaris Utama Bapak Bambang Permadi Brodjonegoro," ujarnya, Jumat (28/5/2021).

Ririek menambahkan, sepanjang tahun 2020, Telkom secara aktif terus mendukung upaya pemerintah dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional melalui dukungan konektivitas, platform, dan aplikasi digital selain juga bantuan sosial.

Adapun susunan dewan komisaris dan dewan direksi hasil RUPST tahun buku 2020 adalah sebagai berikut:

Dewan komisaris:

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved