BPS: Tingkat Hunian Hotel Berbintang di Banten Pada April 2021 Mencapai 41,83 Persen
“Meski masih pandemi Covid-19, namun sektor pariwisata, termasuk TPK hotel mulai menggeliat. Mungkin ekonomi di Banten relatif sudah berangsur pulih,”
Penulis: Amanda Putri Kirana | Editor: Abdul Qodir
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Amanda Putri Kirana
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat tingkat penghunian kamar (TPK) atau okupansi di hotel berbintang pada April 2021 mencapai 41,83 persen atau naik 0,53 poin dibanding bulan sebelumnya yaitu sebesar 41,30 persen.
TPK hotel berbintang di Banten pada April 2021 juga mengalami kenaikan 26,11 poin dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.
“Nampak ada perubahan mindset di masyarakat,” ujar Kepala BPS Banten Adhi Wiriana dalam keterangan pers melalui kanal youtube Berita Resmi Statistik BPS, Rabu (2/6/2021).
“Meski masih pandemi Covid-19, namun sektor pariwisata, termasuk TPK hotel mulai menggeliat. Mungkin ekonomi di Banten relatif sudah berangsur pulih,” lanjutnya.
Baca juga: Tingkat Hunian Hotel di Banten Naik 41,30 % dalam Sebulan, BPS: Tanda Ekonomi Berangsur Pulih
Adhi mengatakan, peningkatan TPK hotel berbintang di Banten pada April 2021 disebabkan oleh penghunian kamar yang naik pada hampir seluruh kelas hotel bintang di Banten.
Peningkatan TPK paling tinggi (month-to-month) terjadi di Hotel Bintang satu sebesar 8,81 poin, meski secara keseluruhan memiliki poin paling rendah dibanding hotel bintang lainnya (15,80 poin).
Kemudian, hotel bintang lima mengalami peningkatan yang cukup signifikan sebesar 5,42 poin menjadi 32,09 poin pada April 2021.
“Bintang tiga dan empat juga naik menjadi 42,99 poin dan 41,99 poin, sementara hotel bintang dua turun 5,52 poin dibanding Maret 2021 menjadi 43,50 poin,” ucap Adhi.
Kendati demikian, hotel bintang dua masih menyambar poin tertinggi dibanding hotel bintang lainnya.
Baca juga: Inflasi Banten pada Mei 2021 Capai 0,23 Persen, Didongkrak Kenaikan Pakaian dan Alas Kaki
Menurut Adhi, peningkatan pada bulan April disebabkan adanya hari libur Wafat Isa Almasih dan meningkatnya penyelenggaraan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).
Untuk Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) gabungan pada April 2021 tercatat sebesar 1,71 hari atau naik 0,34 poin dibanding bulan sebelumnya.
Kenaikan didorong oleh meningkatnya RLMT Asing sebesar 0,33 poin menjadi 2,03 poin dan RLMT Indonesia sebesar 0,34 poin menjadi 1,70 poin.
Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Banten Triwulan I-2021 Terhadap Triwulan IV 2020 Beranjak Positif
Adhi kemudian mengatakan, peningkatan TPK tidak hanya terjadi secara bulan ke bulan, melainkan juga secara tahun ke tahun sebesar 26,11 poin.
“TPK April 2020 hanya 15,72 persen. Itu awal masa pandemi Covid-19, masyarakat masih takut untuk menginap di hotel,” kata Adhi.
Meski perkembangannya selama setahun terakhir masih memperlihatkan kondisi berfluktuatif, namun Adhi memprediksi TPK bulan-bulan berikutnya akan terus meningkat.
“Apalagi Mei kemarin ada libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri,” ujar Adhi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-hotel-fame-hotel-gading-serpong-kabupaten-tangerang.jpg)