Breaking News:

Mahasiswa Demo di Kejati Banten Terkait Kasus Korupsi, Heran dengan Predikat WTP

Para mahasiswa tersebut menyerukan bahwa Banten merupakan salah satu Provinsi dengan slogan yang cukup religius yakni iman dan taqwa.

TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Gabungan Mahasiswa di Banten melakukan aksi di depan Kejaksaan Tinggi Banten 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Serang Raya melakukan aksi di depan gedung Kejaksaan Tinggi Banten, Rabu (2/6/2021).

Setidaknya ada 14 Universitas yang turut serta bergabung dan menyerukan suara terkait kasus korupsi yang terjadi belakangan ini di Banten.

Para mahasiswa tersebut menyerukan bahwa Banten merupakan salah satu Provinsi dengan slogan yang cukup religius yakni iman dan taqwa.

Namun, dibalik itu semua semangat religius yang seharusnya ditanamkan pada setiap pelayan masyarakat justru hanya dijadikan kedok untuk berbuat kejahatan.

Baca juga: Gabungan Mahasiswa Serang Banten Gelar Aksi di Kejati Terkait Kasus Korupsi Masker di Dinkes

Ketua BEM Universitas Islam Negri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Faiz Noval merasa miris dengan kasus korupsi yang terjadi, salah satunya dana hibah pondok pesantren.

"Yang seharusnya ulama kita hormati malah dengan keji dikibuli dan dikebiri haknya," katanya.

Ia melanjutkan, korupsi lainnya yakni korupsi pengadaan masker yang seharusnya dipergunakan untuk memprioritaskan kesehatan masyarakat malah diselewengkan.

Ditambah lagi kasus korupsi pembangunan gedung Samsat Malingping senilai Rp 850 juta.

Faiz menuding beberapa pejabat penting di Banten memiliki peran dalam kasus korupsi yang terjadi.

Halaman
12
Penulis: desi purnamasari
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved