Berita Viral
Beredar Kabar Gadis yang Disiksa dan Dirudapaksa Artis TikTok Bunuh Diri, Ini Fakta Sebenarnya
Yang terbaru, gadis dalam video penyiksaan sadis oleh artis TikTok, Ridoy Babo di Bangladesh dan teman-temannya itu dikabarkan bunuh diri.
Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
TRIBUNBANTEN.COM - Kasus penyiksaan dan rudapaksa gadis oleh artis TikTok, Ridoy Babo hingga kini masih menjadi perhatian banyak orang.
Yang terbaru, gadis dalam video penyiksaan sadis oleh artis TikTok dan teman-temannya itu dikabarkan bunuh diri.
Hal itu menyusul viralnya berita seorang gadis yang bunuh diri di sebuah kamar kos.
Dikutip dari media India, opindia.com, banyak orang menyebut kalau gadis yang disiksa tersebut bernama Lovikali Sumi, warga Nuiland, distrik Dimapur
Sumi diberitakan meninggal setelah bunuh diri pada 23 Mei 2021 di kamar kosnya di Jodhpur, Rajasthan.
Wania berusia 25 tahun itu bunuh diri sehabis pulang kerja di Restoran Jus Naveen.
Sesuai laporan post mortem, kematiannya adalah karena bunuh diri.
Jenazahnya dikuburkan di Jodhpur dengan bantuan organisasi “Helping Hands Society.”
Sumi dimakamkan di pemakaman Kristen Baru di Jodhpur pada Minggu malam sekitar pukul 18.30 waktu setempat.
Sebelum bunuh diri, dilaporkan kalau Sumi bertengkar dengan seseorang melalui telepon.
Setelah itu, dia mengunci diri di kamar. Seseorang menelepon Polisi, dan ketika pintunya didobrak, Sumi ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri.
Baca juga: Terkuak pengakuan Korban yang Dianiaya Artis TikTok di India, Disiksa Saat Menolak Dijadikan PSK
Karena video penyiksaan gadis oleh artis TikTok itu berdekatan dengan kasus bunuh diri Sumi, warganet pun menghubung-hubungkan kasus kedua tersebut.
Warganet mengansumsikan kalau Sumi adalah korban dari penyiksaan sadis Ridoy Babo dan teman-temannya.
Beberapa vloggers yang berasal dari India juga berbagi pandangan mereka tentang video di Youtube, dengan mengansumsikan kalau wanita yang bunuh diri di Jodhpur itu adalah gadis yang disiksa.
Namun, asumsi tersebut tidak lah benar alias hoaks.
Badan Polisi India serta pendiri organisasi Helping Hands Society memastikan kalau Sumi bukan lah korban dari penyiksaan yang dilakukan Ridoy Babo dan teman-temannya.
Seorang petugas kepolisian mengatakan ketika ia menunjukkan video penyiksaan itu kepada anggota keluarga almarhum, mereka memastikan kalau gadis itu bukanlah Sumi.
“Kami berusaha mengidentifikasi gadis itu, juga para pelaku, untuk tindakan lebih lanjut. Video tersebut tidak terkait dengan kasus bunuh diri mendiang Lovikali Sumi di Jodhpur, saudara perempuan Sumi dan Polisi telah memverifikasi video tersebut, bukan gadis bunuh diri yang ada di video tersebut.
Menteri Persatuan, Kiren Rijiju mengkonfirmasi hal yang sama dan berkata kalau kematian Sumi tak terkait dengan penyiksaan sadis yang dilakukan artis TikTok.
“Video viral seorang gadis dari Timur Laut (Bangladesh) yang diperkosa dan disiksa secara brutal oleh empat pria & 1 wanita tidak terkait dengan kasus bunuh diri Jodhpur. Saya melakukan diskusi detail dengan Komisaris Polisi Jodhpur. Namun, harus ada upaya keras oleh semua polisi untuk menangkap pelaku, ”.
Para Korban Disiksa Karena Berusaha Kabur dan Menolak Dijadikan PSK
Fakta baru kasus rudapaksa dan penyiksaan seorang gadis oleh artis TikTok asal India kini mulai mencuat.
Ternyata, artis TikTok bernama Ridatul Islam Ridoy (26) sudah lama menjalani praktik prostitusi jaringan internasional.
Pria yang memiliki nama akun TikTok, Ridoy Babo ini kerap memangsa gadis muda melalui TikTok untuk diperdagangkan.
Terkait video penyiksaan seorang gadis yang viral di media sosial itu, pihak kepolisian setempat telah menangkap Ridoy Babo dan juga 3 temannya, yakni Mohammed Baba Sheikh, Sagar, dan Hakeel sudah ditangkap pada Kamis (27/5/2021).
Dalam video yang viral itu, seorang gadis berambut panjang yang belum diketahui identitasnya ini disiksa secara sadis oleh para pelaku.
Tampak juga ada seorang wanita yang ikut menyekap dan menyiksa korban.
Bagian intim korban pun diperlakukan secara sadis.
Hingga kini pihak kepolisian setempat masih mencari sosok korban.
Namun, ada korban lainnya yang juga menjadi korban kebejatan Ridoy Babo dan teman-temannya.
Baca juga: Viral Video Artis TikTok Menyiksa dan Merudapaksa Gadis, Korban Menjerit dan Ada Pelaku Wanita
Dia lah Saima (bukan nama sebenarnya), gadis 15 tahun yang menjadi korban perdagangan manusia kelompok Ridoy Babo.
Dikutip dari Daily Star, gadis asal Dhaka, Bangladesh ini terjerat jebakan Ridoy Babo setelah termakan janji manis untuk mendapatkan perkejaan di Kota India Selatan, Bengaluru.
Ia bersama 4 gadis lainnya dibawa ke Bengaluru untuk dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial (PSK).
Saima yang dulu bekerja di pusat perbelanjaan di Bangladesh, berpikir bahwa awalnya dia akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di India.
Ketika mereka menolak untuk menjadi bagian dari perdagangan, kelompok penjahat itu menyiksa mereka dan memaksa untuk menjadi PSK.
Baca juga: Viral Video Artis TikTok Rudapaksa dan Siksa Wanita Bersama Teman-Temannya, Warganet India Geram
Pihak kepolisian Bangladesh kemudian memulai penyelidikan dan menemukan fakta bahwa ada kelompok kejahatan perdagangan manusia yang melibatkan beberapa orang Bangladesh.
Seorang kerabat Saima, yang ingin tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada The Daily Star bahwa Saima dan keempat gadis itu disimpan di sebuah rumah kontrakan di Bengaluru.
Seorang pria mengendalikan perdagangan melalui telepon dan mengirim gadis-gadis ke para klien.
"Sebelum ke India pada bulan Maret, Saima telah hilang selama lima hari. Kita tidak bisa melacaknya. Lalu dia menelepon kami dari India dan mengatakan kepada kami bahwa Ridoy membawanya ke sana. Beberapa hari kemudian, dia menelepon lagi dan mengatakan dia sedang disiksa dan ingin pulang," ungkapnya.
Saima akhirnya berhasil lolos setelah melarikan diri dan menunggu keluarganya di dekat perbatasan.
Ridoy Babo Ditembak
Ridoy dan Sagar ditembak di bagian kaki oleh polisi lantaran melawan dan berusaha kabur saat ingin ditangkap di sebuah kontrakan.
Baca juga: Fakta Ngeri Artis TikTok yang Siksa Gadis, Jebak Korban Lalu Dipaksa Jadi PSK Jaringan Internasional
keduanya dilarikan ke rumah sakit pemerintah setelah mengalami luka tembak di bagian lutut.
"Keduanya ditembak berlutut sebelum mereka ditangkap dan sekarang dirawat di rumah sakit pemerintah," ucap seorang polisi.
Pihak kepolisian menyebut untuk saat ini, korban yang belum diketahui namanya itu diduga berusia sekitar 23 tahun.
Pihaknya juga membentuk tim khusus untuk melacak korban, yang diduga menjadi korban prostitusi jaringan internasional.
Baca juga: Pengantin Baru Dirampok Tetangga, Pelaku Rudapaksa Istri Korban Namun Gagal Karena Lemah Syahwat
Korban diyakini berasal dari Kerala, negara tetangga Bangladesh.
kasus rudapaksa dan penyiksaan itu terungkap setelah video itu viral dan menyebabkan kemarahan di seluruh warga India pada pekan lalu.
Para pejabat polisi di beberapa negara bagian diinformasikan untuk menemukan pelakunya.
Keempat pria itu, dan seorang terdakwa perempuan semuanya ditangkap dari sebuah rumah kontrakan di Avalahalli di Ramamurthy Nagar.
Dilaporkan, semua terdakwa bekerja sebagai buruh.
Menurut polisi, korban, seorang wanita Bangladesh, diperdagangkan secara ilegal ke India dengan dalih pekerjaan dan kemudian dipaksa masuk ke dalam prostitusi.
Meskipun dia bisa melarikan diri, para pelaku memburunya.
Mereka kemudian menyerang dan memperkosanya dengan bantuan 'ajudan' perempuan mereka.
Sementara itu, dua kasus juga dilaporkan oleh Kepolisian Hatirjheel di Bangladesh berdasarkan undang-undang pornografi dan tindakan perdagangan manusia.
Salah satu terdakwa utama, Ridoy Babo, diidentifikasi oleh polisi divisi Tejgaon melalui akun media sosialnya.
Sanak keluarga serta penduduk setempat juga mengenalinya lewat video viral itu.
Dia adalah penduduk Moghbazar di Dhaka dan datang ke India 3-4 bulan yang lalu, setelah diusir dari rumahnya karena selalu berbuat onar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/artis-tiktok-rudapaksa-ridoy-babo.jpg)