Breaking News:

Sudah Divaksin, Lima Pegawai Disnaker Kabupaten Tangerang Positif Covid-19

Orang yang sudah divaksin Covid-19 harus tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes).

Editor: Abdul Qodir
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, menjelaskan pasca-lebaran lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang mengalami kenaikan. 

Namun banyak faktor memengaruhi tinggi rendahnya antibodi orang tersebut.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Alergi Immunologi Dr dr Gatot Soegiarto SpPDKAI FINASIM mengatakan, orang yang terinfeksi tergantung tingkat infeksinya.

Infeksi terpapar virus corona bisa  tanpa gejala, gejala ringan, gejala sedang, gejala berat, atau gejala kritis.

"Semakin berat tingkat infeksinya, tubuh berjuang semakin keras untuk mengalahkan virus," kata Gatot saat acara virtual talkshow dari Soho bertema 'Pentingnya Menjaga Imunitas Tubuh Meski Sudah Divaksinasi'.

"Fakta yang diperoleh, antibodi itu berbanding lurus dengan tingkat keparahannya," ucapnya lagi.

Kasus positif virus corona di Indonesia sebagian besar tanpa gejala hingga ringan.

Baca juga: Wakil Wali Kota Tangsel Terpapar Covid-19, Diduga dari Audiensi dengan Masyarakat

Untuk orang tanpa gejala (OTG),  antibodinya rendah, gejala ringan, antibodinya agak lebih tinggi.

Lebih tinggi lagi antibodinya jika bergejala sedang, parah, bahkan kritis.

Jika kritis ada dua konsekuensi. Berhasil mengalahkan hingga sembuh dan punya antibodi tinggi, atau kalah hingga akhirnya meninggal dua.  

Titer antibodi penyintas Covid ini tergantung pada masing-masing orang dan kondisi yang dihadapi.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved