Blokade Jalan, Warga Kota Serang Demo Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak

Ratusan warga Kelurahan Banjar Agung, Kota Serang melakukan aksi unjuk rasa, menutup akses jalan menuju Terminal Pakupatan, Minggu (20/6/2021).

Tayang:
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Ratusan warga Kampung Banjar Agung, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang melakukan aksi demo dengan menutup akses jalan dengan menanam pohon pisang 

Laporan Wartawan Tribunbanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Ratusan warga Kelurahan Banjar Agung, Kota Serang melakukan aksi unjuk rasa, menutup akses jalan menuju Terminal Pakupatan, Minggu (20/6/2021).

Pantauan TribunBanten.com saat berada dilokasi sekitar pukul 09.30 WIB tepatnya di Kampung Banjar Agung, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, sekitar ratusan warga berkumpul di tengah jalan, sambil menutup akses jalan dengan batang pohon pisang dan beberapa batang pohon lainnya.

Mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak hingga anak-anak turun ke jalan, sambil menyuarakan aksinya.

Beberapa ada yang memegang kertas karton bertuliskan tuntutan, dan beberapa lainnya membawa peralatan seperti cangkul, golok dan lain sebaginya.

Aksi yang dilakukan ratusan warga tersebut, menuntut Pemerintah Kota Serang baik dari kelurahan, kecamatan, Kota hingga Provinsi Banten.

Ratusan warga Kampung Banjar Agung, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang melakukan aksi demo dengan menutup akses jalan dengan menanam pohon pisang
Ratusan warga Kampung Banjar Agung, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang melakukan aksi demo dengan menutup akses jalan dengan menanam pohon pisang (TribunBanten.com/Ahmad Tajudin)

Para warga menuntut pemerintah untuk merespon cepat keluhan yang dirasakan warga.

Di mana keluhan yang dirasakan warga Banjar Agung, yakni akses jalan menuju Terminal Pakupatan rusak parah, hingga banyak jalan yang berlubang.

Baca juga: Mahasiswa dan Warga Serang Kembali Demo Tolak Pembangunan Sodetan di Sungai Ciujung

Menurut informasi yang diterima bahwa di sepanjang jalan tersebut sudah lama tidak diperbaiki.

Sehingga membuat banyak warga yang melintasi jalan tersebut sering mengalami kecelakaan.

"Sudah ada banyak korban yang mengalami kecelakaan di sini, bahkan sempat ada ibu hamil yang jatuh dari motor kan kasihan," ujar Ketua RW 09 Banjar Agung, Arief Aminudin saat ditemui di lokasi, Minggu (20/6/2021)

Dia menjelaskan aksi demo yang dilakukan warga ini sudah dilakukan dua kali.

"Aksi pertama itu di bulan Februari tahun 2020, tapi kenyataannya pemerintah tidak pernah ada respon. Justru saat kita demo waktu itu, yang mengurug jalan kita sendiri," ujarnya.

Ratusan warga Kampung Banjar Agung, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang melakukan aksi demo dengan menutup akses jalan dengan menanam pohon pisang
Ratusan warga Kampung Banjar Agung, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang melakukan aksi demo dengan menutup akses jalan dengan menanam pohon pisang (TribunBanten.com/Ahmad Tajudin)

Sehingga aksi unjuk rasa ini mereka lakukan kembali, guna menuntut pemerintah agar bisa memperbaiki jalan tersebut kata dia.

Apalagi kata dia di sini mobil transportasi umum, setiap hari keluar masuk membuat jalan semakin parah.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved