Breaking News:

Preman dari Oknum Ormas Ciwandan Ditangkap Polisi

Dari keterangan sopir angkutan yang menjadi premanisme dan pungli tersebut, diketahui pelaku merupakan oknum salah satu ormas di kota Cilegon.

Penulis: Abdul Qodir | Editor: Abdul Qodir
Istimewa
Polsek Ciwandan menangkap pelaku premanisme dan pungli yang terjadi di parkiran PT Chandra Asri Petrochemical, Tbk dan PT PDSU. 

TRIBUNBANTEN.COM, CIWANDAN - Polsek Ciwandan menangkap pelaku premanisme dan pungli yang terjadi di parkiran PT Chandra Asri Petrochemical, Tbk dan PT PDSU.

Penangkapan dilakukan merespon laporan dari warga sopir angkutan melalui telepon 110 Polres Cilegon.

Atas laporan tersebut, Kapolsek Ciwandan AKP Ali Rahman memerintahkan anggota reskrim Polsek Ciwandan Polres Cilegon Polda Banten untuk mencari dan mengamankan para pelaku pungli dan premanisme tersebut.

"Perkaranya yang saat ini sedang ditangani Reskrim Polsek Ciwandan," ujar Ali melalui keterangan tertulis yang diterima Tribunbanten.com, Senin (21/6/2021).

Ali menerangkan kejadian pertama berupa laporan adanya penarikan uang parkir ilegal di area parkiran PT Chandra Asri Petrochemical, Jalan Anyar Km 123, Gunungsugih, Ciwandan, Kota Cilegon, pada Selasa, 15 Juni 2021.

Baca juga: Sok Jagoan, 2 Preman yang Ditangkap di Tangsel Sering Minta Uang Keamanan ke Pedagang

Baca juga: Beroperasi di Pusat Keramaian Tangerang, 34 Preman Diamankan Polisi

Selanjutnya, kasus premanisme dan pungli serupa terjadi di depan PT PDSU, Jalan Raya Anyer Km 10, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, pada Sabtu, 19 Juni 2021.

Dari kedua laporan, dua terduga pelaku yakni ST (46) dan AY (46) berhasil diamankan anggota Reskrim Polsek Ciwandan.  

Dari lokasi kejadian turut disita barang butki berupa karcis serta sejumlah uang tunai.

"Sasaran pungli tersebut adalah sopir angkutan umum hasil produksi perusahaan yang ada di daerah hukum Polsek Ciwandan," terangnya.

Baca juga: Cerita Pedagang di Pondok Aren Tangsel Dipalak Preman Setiap Bulan, Antara Rp 15.000-Rp 20.000

Dari keterangan sopir angkutan yang menjadi premanisme dan pungli tersebut, diketahui pelaku merupakan oknum salah satu ormas di kota Cilegon. 

Pelaku tersebut selalu meminta uang dengan alasan uang parkir atau uang pengamanan barang yang dibawa dari produksi PT Chandra Asri Petrochemical.

"Para supir yang tidak mau disebut namanya sangat mendukung aparat kepolisian untuk merazia pelaku pungli dan premanisme," ujarnya.

"Karena dengan adanya pungutan ilegal tersebut sangat merugikan sekali kepada para supir angkutan yang muat barang di sini," sambungnya.

Baca juga: Gadis yang Hilang Misterius di Bogor Sempat Kirim Pesan Terakhir Melalui FB ke Bapaknya

Ali  menjelaskan layanan 110 Polres Cilegon adalah bebas pulsa, sebagai sarana pelayanan masyarakat. Diharapkan layana itu dapat memudahkan masyarakat dalam melaporkan setiap kejadian kriminalitas atau gangguan kamtibmas yang terjadi.

Ia pun meyakinkan razia premanisme dan pungli serupa akan terus dilakukan untuk menjaga kondisifitas di masyarakat.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved