Breaking News:

Virus Corona di Banten

Surat Edaran PPKM di Tangerang Selatan: Mal dan Kafe Tutup Jam 8 Malam

Jumlah angka kasus positif Covid-19 di Kota Tangerang Selatan mengalami peningkatan.

Editor: Glery Lazuardi
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, mengutarakan kekhawatirannya lonjakan kasus Covid-19 di wilayahnya. 

TRIBUNBANTEN.COM - Jumlah angka kasus positif Covid-19 di Kota Tangerang Selatan mengalami peningkatan.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, pihak pemerintah Kota Tangerang Selatan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Pengelola mal, pelaku usaha kafe, UMKM dan warung tenda bahwa wajib tutup tidak lebih dari jam 20.00 WIB.

Selama beroperasi, pengelola hanya boleh menerima jumlah pengunjung 50% dari kapasitas mal.

Hal itu tertuang di poin 5, huruf c, surat edaran (SE) nomor 443/2073/Huk itu, sejumlah aturan baru diberlakukan dalam rangka menekan penularan Covid-19.

"Surat edaran berlaku pada 15-28 Juni 2021," kata Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, saat dihubungi TribunJakarta.com (Group TribunBanten.com), Minggu (20/6/2021).

Baca juga: Pasien Terus Berdatangan, Ketersediaan Kasur Untuk Pasien Covid-19 di Tangsel Menipis

Baca juga: Kekurangan Stok Darah saat Pandemi Covid-19, PMI Banten Ajak Pemda Turun Tangan Bersama

Selain itu, untuk pengusaha restoran atau warung tenda, wajib membatasi pengunjung makan di tempat (dine in) 50% dari kapasitas ruangnya.

"Selain kewajiban sebagaimana dimaksud pada huruf a, khusus pelaku usaha restoran untuk layanan ditempat (dine-in) maksimal 50% (lima puluh persen) dari daya tampung/ kapasitas maksimal dan untuk layanan pesan antar/ dibawa pulang (take-away) diperbolehkan sampai dengan jam operasional restoran berakhir dengan menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat," tertulis pada poin 5 huruf e.

Namun pada poin lima yang menyasar para pelaku usaha itu tidak tertulis adanya sanksi jika aturan dilanggar.

Berbeda dengan poin 10 yang menyasar fasilitas umum.

Pada huruf b, tertulis sanksi tegas penutupan lokasi bagi pengelola wisata air yang masih beroperasi.

Baca juga: Puskesmas Sobang Pandeglang Tutup Sementara, Bidan dan Perawat Positif Covid-19

Baca juga: Pasien Covid-19 di RSDP Serang Capai 50 Orang, Termasuk Para Tenaga Kesehatan

"Wajib menghentikan sementara kegiatan pada fasilitas umum/ tempat wisata/ taman antara lain berupa wisata permainan air, gelanggang renang, kolam renang, serta apabila terjadi pelanggaran dilakukan penegakan hukum penutupan lokasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan."

Benyamin sangat menekankan penerapan protokol kesehatan 5M dalam surat edarannya, menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Wali Kota Tangsel Terbitkan Surat Edaran PPKM: Mal dan Kafe Wajib Tutup Jam 8 Malam

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved