Breaking News:

Obat Ivermectin Belum Tersedia di RSUD Kota Serang

Obat Ivermectin kini menjadi pembicaraan orang karena disebut-sebut bisa mengobati pasien Covid-19.

Penulis: mildaniati | Editor: Yudhi Maulana A
Google images via Tribunnews
Ilustrasi - Obat cacing Ivermectin akan diuji klinik sebagai obat Covid-19 

Laporan wartawan TribunBanten.com Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Obat Ivermectin kini menjadi pembicaraan orang karena disebut-sebut bisa mengobati pasien Covid-19.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah melakukan uji klinis terhadap obat Ivermectin yang biasa digunakan sebagai obat cacing itu.

Di RSUD Kota Serang, obat Ivermectin belum digunakan sebagai obat untuk pasien Covid-19.

"Tidak ada obat Ivermectin,"ujar Direktur RSUD Kota Serang, Teja Ratri pada TribunBanten.com dalam acara gebyar Vaksinasi di Terminal Cipocok Jaya, Selasa (29/6/2021). 

Menurut Teja, RSUD saat ini masih menggunakan standar obat yang sudah direkomendasikan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).

Baca juga: Menteri BUMN Erick Thohir Sebut Ivermectin Obat Terapi Covid-19, Ini Penjelasan Ketua Satgas IDI

Teja malahan bercerita jika RSUD Kota Serang masih kekurangan tenaga medis.

"Kami masih kekurangan tenaga medis dan tenaga kami ada juga yang sedang isolasi mandiri,"ujarnya.

Walaupum demikian, jumlah tenaga kesehatan terbatas di RSUD yang dia pimpin masih berusaha melayani pasien.

"kemarin kami sudah mengusulkan meminta tambahan tenaga kesehatan pada Walikota Serang,"ucapnya.

"untuk jumlahnya nanti kami sesuaikan dengan RKB pembiayaannya seperti apa,"sambungnya.

Baca juga: Kadinkes Jelaskan Ketersedian Obat Cacing Ivermectin untuk Covid-19 di Kabupaten Serang

Teja mengaku kemarin dirinya mengusulkan penambahan 4 tenaga kesehatan dokter umum, analis kesehatab, perawat dan farmasi.

"ada dokter perawat, analis, farmasi, total ada 15 orang  yang kita butuhkan,"katanya.

Saat ini, menurut Teja jumlah keseluruhan tenaga kesehatan di RSUD Kota Serang sekitar 250 terdiri dari tenaga kesehatan dokter, paramedis dan tenaga penunjang lainnya serta non tenaga kesehatan.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved