Ketahui Sebab, Gejala, Penularan hingga Pencegahan 'Superflu'

Berikut ini informasi tentang penyebab, gejala, penularan hingga pencegahan penyakit 'Superflu'. Superflu merupakan infeksi saluran pernapasan

Editor: Ahmad Tajudin
TribunBanten.com/Muhamad Rifky Juliana
ILUSTRASI - Momen tenaga medis Dinkes Kota Serang melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga terdampak banjir, pada Selasa (12/1/2026). 

TRIBUNBANTEN.COM - Berikut ini informasi tentang penyebab, gejala, penularan hingga pencegahan penyakit 'Superflu'.

Superflu merupakan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza dengan gejala yang jauh lebih berat dibandingkan flu biasa.

Saat ini, masyarakat di Indonesia tengah mewaspadai ancaman jenis penyakit tersebut.

dr. Willy Setiawan, memperingatkan bahwa tanpa penanganan tepat, penyakit ini berpotensi memicu komplikasi serius.

Hal itu disampaikan Willy dalam acara seminar kesehatan bertema "Superflu" diikuti ratusan warga Kelurahan Bangka, Jakarta Selatan, memadati Livehouse Kemang pada Minggu (18/1/2026).

Baca juga: Arti Broken Strings, Judul Buku Aurelie Moeremans yang Sedang Viral : Simak Maknanya

Berikut gejala yang ditimbulkan:

  • Demam dan menggigil, seringkali di atas 38 derajat celsius
  • Nyeri otot dan tubuh yang parah
  • Kelelahan yang dapat bertahan lama bahkan setelah gejala lain membaik
  • Batuk dan sakit tenggorokan
  • Sakit kepala atau tekanan di kepala
  • Hidung tersumbat atau pilek

Tidak seperti pilek biasa, yang biasanya berkembang secara bertahap, superflu cenderung muncul dengan cepat, dan gejalanya lebih intens. 

 
Jika gejalanya memburuk atau termasuk sesak napas, nyeri dada, atau tanda-tanda dehidrasi, kunjungi klinik perawatan darurat terdekat.

Superflu terutama menyebar melalui udara dari batuk atau bersin orang yang terinfeksi. Termasuk melalui perantara benda seperti meja atau apapun yang terkontaminasi virus dan kemudian tangan Anda menyentuh wajah.

Mengenakan masker dapat membantu mencegah penyebaran ke orang lain. Kunjungi klinik perawatan jika gejala memburuk.

Obat antivirus mungkin direkomendasikan dan paling efektif jika dimulai dalam 48 jam pertama setelah gejala muncul.

Istirahatlah yang cukup. Tidur ekstra dan mengurangi aktivitas dapat membantu mendukung respons imun Anda dan mempercepat penyembuhan.

Tetap terhidrasi dan makan makanan kaya nutrisi. Saat nafsu makan Anda kembali, makan makanan bergizi seperti buah-buahan, sayuran, dan protein tanpa lemak untuk membantu mendukung pemulihan.

Sebagai informasi, kegiatan edukasi ini diinisiasi oleh Holywings Peduli. Tujuannya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko infeksi saluran pernapasan yang kerap dianggap sepele namun mematikan.

Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, Andrew Susanto, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara edukatif.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved