Breaking News:

Kantor Pemkot Tangsel Lockdown, Benyamin Davnie dan Wakilnya Tak Ngantor Sampai Pertengahan Juli

Kantor Pemerintah Kota Tangerang Selatan dilockdown. Upaya lockdown itu dilakukan mengingat banyaknya karyawan Pemkot banyak yang terpapar Covid

Editor: Glery Lazuardi
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, mengutarakan kekhawatirannya lonjakan kasus Covid-19 di wilayahnya. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kantor Pemerintah Kota Tangerang Selatan dilockdown.

Upaya lockdown itu dilakukan mengingat banyaknya karyawan Pemkot Tangerang Selatan yang terpapar Covid-19.

Informasi itu disampaikan oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan.

"Sekarang lagi lockdown. Wali Kota, Wakil Wali Kota tidak berkantor di Pemkot sampai pertengahan Juli, karena tingginya kasus di dalam Pemkot sendiri," kata Pilar, saat meninjau vaksinasi massal, di Universitas Pamulang Kampus Viktor, Serpong, Selasa (29/6/2021).

Baca juga: Update Pandemi Covid-19 di Lebak: Kasus Positif Tembus 4.557, Masuk Zona Merah

Baca juga: Vaksin Massal di Serang Targetkan 22 Ribu Orang, Kadinkes: Usia Produktif Rentan Terpapar Covid-19

Orang nomor dua di Tangsel itu mengatakan, dirinya dan Wali Kota Benyamin Davnie sudah tidak berkantor di Balai Kota sejak sepekan lalu.

"Sudah berjalan hampir seminggu," ujarnya.

Jika tidak ada hal mendesak, segala rapat dan koordinasi dilakukan secara daring atau online.

Dua kepala daerah Tangsel itupun kini lebih banyak bertugas di kediamannya masing-masing.

"Iya, jadi segala kegiatan administrasi ataupun rapat melalui daring, kalaupun harus benar-benar, di rumah dinas ya," ujarnya.

Meski Pilar menyebut Balai Kota lockdown, namun masih ada 25% karyawan yang masuk, dan 75% sisanya bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved