Breaking News:

Virus Corona di Banten

Alun-Alun Rangkasbitung Ditutup Selama PPKM Darurat, CFD dan Kegiatan Olahraga Ditiadakan

Alun-Alun Rangkasbitung ditutup sementara waktu selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 Hingga 20 Juli

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Yudhi Maulana A
Dok. Polres Lebak
Alun-Alun Rangkasbitung, Lebak ditutup selama massa PPKM Darurat 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Alun-Alun Rangkasbitung ditutup sementara waktu selama massa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 Hingga 20 Juli 2021.

Penutupan tersebut sebagai bentuk pengurangan aktivitas orang banyak yang berpotensi menyebabkan penularan Covid-19.

Garis pembatas sudah dibentangkan di area alun-alun barat dan timur Rangkasbitung.

Kapolres Lebak, AKBP Teddy Rayendra mengatakan penutupan area alun-alun sendiri berdasarkan ketentuan dari Intruksi Mendari dan juga Intruksi Bupati Nomor 9 Tahun 2021 Tentang PPKM Darurat di Kabupaten Lebak.

Baca juga: Salat Idul Adha Berjamaah Ditiadakan Tahun Ini, Satgas Covid MUI Lebak: Kita Harus Berkorban Lagi

"Sekarang area alun-alun sudah tidak bisa dipakai lagi untuk dua minggu ke depan. Baik dari CFD atau kegiatan olahraga lainnya," katanya saat dihubungi, Minggu (4/7/2021).

Teddy menerangkan, apabila didapati terdapat kerumunan dan aktivitas di area alun-alun, maka akan ada sanksi tegas yang diberikan oleh pihak Kepolisian dan TNI serta Satpol PP Kabupaten Lebak.

Ia pun mengimbau agar masyarakat melakukan olahraga di depan rumah untuk menjaga kesehatan tanpa harus berangkat ke Alun-alun yang dapat menimbulkan kerumunan banyak.

"Olahraganya di rumah saja. Jangan diluar kayak di alun-alun. Nanti dapat membahayakan diri," tegasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved