Breaking News:

PPKM Darurat

Razia PPKM Darurat, Sejumlah Kafe dan Restoran di Tangsel Ditutup Paksa

Polsek Pamulang menemukan tempat makan bertenda atau pedagang kaki lima dan kafe beroperasi melewati batas waktu pukul 20.00 WIB

Editor: Glery Lazuardi
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Petugas gabungan 3 pilar Pamulang, Tangerang Selatan, membubarkan dan menghentikan operasional sejumlah tempat makan di Pamulang di hari pertama PPKM darurat, Sabtu (3/7/2021) malam. 

TRIBUNBANTEN.COM - Polsek Pamulang menemukan tempat makan bertenda atau pedagang kaki lima dan kafe beroperasi melewati batas waktu pukul 20.00 WIB di Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Selain itu, para pedagang diketahui melayani konsumen makan di tempat. Padahal itu merupakan pelanggaran ketentuan PPKM Darurat.

Temuan itu didapat setelah melakukan peninjauan ke lapangan pada hari pertama penerapan PPKM darurat, pada Sabtu (3/7/2021).

Operasi penegakan PPKM Mikro Darurat dilakukan aparat tiga pilar Pamulang, yakni Polsek Pamulang, TNI dan Kecamatan Pamulang.

Operasi digelar di kawasan Pasar Kita di Jalan Pajajaran, Kelurahan Pamulang Barat, dan Jalan Setiabudi, Pamulang Timur di Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Sabtu malam.

Baca juga: BREAKING NEWS: PPKM Darurat di Lebak Mulai Besok, Kafe dan Restoran Wajib Tutup Sebelum Pukul 20.00

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Mal, Kafe dan Restoran Hanya Beroperasi Sampai Jam 8 Malam Mulai Besok

Kapolsek Pamulang Kompol Sujarwo yang memimpin jalannya operasi mengatakan sasaran penegakan adalah terhadap pedagang kaki lima, warung kuliner, kafe, kedai kopi, dan warung tenda kaki lima yang beroperasi melewati batas waktu pukul 20.00, serta melayani makan di tempat.

"Dari hasil monitoring dan penegakan kali ini, masih didapati pedagang kaki lima dan tempat makan yang belum disiplin. Saat petugas gabungan datang, mereka bergegas mengemasi dagangan, kursi dan meja, untuk menghentikan operasi," kata Sujarwo kepada Warta Kota, Sabtu (3/7/2021) malam.

Menurut Sujarwo, pihaknya yakni tiga pilar Kecamatan Pamulang, solid dan konsisten dalam upaya menegakan aturan guna menekan sebaran Covid 19.

"Karenanya mereka kami hentikan operasionalnya dan pengunjung dibubarkan. Selain itu, kami juga berikan sanksi sosial kepada 3 warga yang melanggar karena tidak memakai masker, berupa push up," kata Sujarwo.

Sujarwo memastikan pihaknya atau tiga pilar akan terus melakukan operasi serupa dan memonitoring penegakan PPKM darurat di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan.

Baca juga: Surat Edaran PPKM di Tangerang Selatan: Mal dan Kafe Tutup Jam 8 Malam

Baca juga: Sasar Kafe Hingga Balap Liar, Polres Cilegon Patroli Skala Besar Kamtibmas & Pecegahan Covid-19

"Kami juga akan terus memberikan imbauan ke warga yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas, untuk memutus penyebaran Covid-19," katanya.

Selain itu kata Sujarwo pihaknya juga mengimbau warga, pedagang dan pelaku usaha agar mentaati dan mematuhi aturan dan ketentuan dalam PPKM darurat ini.

"Ini demi kebaikan kita bersama, agar penyebaran Covid-19 bisa kita tekan," katanya.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Hari Pertama PPKM Darurat Tempat Makan di Tangsel Lewati Batas Jam Operasi & Layani Makan di Tempat

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved