Breaking News:

Virus Corona di Banten

Isi Ulang Oksigen di Cilegon Meningkat, Kini Tabung dan Regulator Ikut Naik 5 Kali Lipat

Pemesananan isi ulang oksigen medis di Kota Cilegon meningkat empat kali lipat dalam tiga pekan terakhir seiring melonjaknya pasien Covid-19.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Khairul Ma'arif
Pemilik toko kesehatan Tropicalmed, Dimas Tria Andrian, melakukan isi ulang tabung oksigen di tokonya di Blok E nomor 17 Ruko Metro Cilegon, Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Senin (12/7/2021).  

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Pemesananan isi ulang oksigen medis di Kota Cilegon meningkat empat kali lipat dalam tiga pekan terakhir seiring melonjaknya pasien Covid-19.

Kini, permintaan tabung dan regulator juga meningkat hingga terjadi kelangkaan di toko alat kesehatan, seperti terjadi di toko Tropicalmed, Blok E nomor 17 Ruko Metro Cilegon, Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.

"Sebelumnya saya masih bisa menjual tabung dan regulator tabung oksigen tetapi tiga Minggu ini langka karena suplier saya yang dari Jakarta juga lagi kosong," ujar pemilik toko Tropicalmed, Dimas Tria Andrian, di tokonya, Cilegon, Senin (12/7/2021).

Selain langka, tabung dan regulator oksigen ini juga mengalami kenaikan harga cukup signifikan, yakni lima kali lipat.

"Awalnya saya jual keduanya Rp 950 ribu, sekarang harganya sudah mencapai Rp 5 juta," akunya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kasus Harian Covid-19 Tembus 40 Ribu Orang Sehari, Total 2.567.630 Orang Terpapar

Dimas mengatakan, pemesanan isi ulang tabung oksigen di tokonya mencapai empat kali lipat.

"Biasanya tempat saya sehari delapan orang yang isi ulang, saat ini bisa mencapai 32 pemesan per harinya," kata Dimas.

Menurutnya, 80 persen konsumen yang mengisi ulang di tokonya untuk kebutuhan pasien Covid-19.

"Sisanya yang 20 persen itu para konsumen lama yang menderita penyakit paru-paru dan jantung," tambahnya.

Baca juga: Polda Banten dan Polres Serang Kota Cek Ketersediaan 11 Obat Covid-19 dan Oksigen, Ini Hasilnya

Dimas mengaku ia hanya melayani pemesanan isi ulang dan penjualan alat kesehatan untuk konsumen medis dan tidak untuk keperluan industri atau lainnya.

Dan sebagian besar konsumennya adalah perorangan.

Hal ini dilakukan karena keterbatasan ketersedian di tokonya.

"Saya kan pengecer. Jadi, cuma bisa memenuhi tabung dengan isi 2 meter³ saja. Kalau rumah sakit itu isi tabung 6 meter³. Jadi, belum bisa melayani," jelasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved