Breaking News:

Gempa

Penjelasan BMKG soal Gempa 5,2 di Pandeglang Siang Hari yang Kejutkan Warga

Kepala BMKG Kelas II Tangerang, Suwardi mengatakan gempa terjadi di Pandeglang kali ini dikarenakan aktivitas lokal yang menyebabkan terjadinya geseka

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
BMKG
Gempa terjadi di Pandeglang, Banten siang ini, Senin (12/7/2021) 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Gempa berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (12/7/2021), pukul 13.30.38 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melansir pusat gempa berada di darat 12 Km Barat Daya Pandeglang, Banten, dengan kedalaman 139 km.

Gempa berada di titik koordinat 6,42 LS (Lintang Selatan)-106,05 BT (Bujur Timur).

Gempa dirasakan di Bayah, Cijaku, Cigemblong, Malingping, hingga Palabuhan Ratu, Sukabumi.

Gempa berada di 6.42 LS - 106.05 BT atau 12 km Barat Daya Pandeglang, Banten.

Kepala BMKG Kelas II Tangerang, Suwardi mengatakan gempa terjadi di Pandeglang kali ini dikarenakan aktivitas lokal yang menyebabkan terjadinya gesekan.

Baca juga: BREAKING NEWS - Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Pandeglang Banten Siang Ini, Tak Berpotensi Tsunami

"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat subduksi lempeng Indo-Australia yang menajam Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki pergerakan naik thrust fault," ujarnya saat dihubungi.

Suwardi menerangkan gempa yang terjadi tidak menimbulkan ancaman tsunami dan belum ada gempa susulan.

Ia meminta warga Pandeglang untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang beredar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga: Pandeglang Diguncang Gempa 5,2 M, Warga Histeris Berhamburan Keluar Rumah

Selain itu, pihaknya juga meminta masyarakat menjauh dari titik gempa dan memeriksa kembali bangunan rumah dalam kondisi baik.

"Tetap tenang dan jangan panik, kalau ada gempa susulan segera naik ke tempat lebih tinggi untuk tempat berlindung sementara waktu," terangnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved