Tiga Nelayan Pandeglang Terombang-ambing 13 Jam di Perairan Tanjung Lesung, Diselamatkan Pemancing
Tiga nelayan asal Kabupaten Pandeglang, Banten, berhasil selamat setelah terombang-ambing di perairan Tanjung Lesung selama kurang lebih 13 jam
TRIBUNBANTEN.COM - Tiga nelayan asal Kabupaten Pandeglang, Banten, berhasil selamat setelah terombang-ambing di perairan Tanjung Lesung selama kurang lebih 13 jam akibat perahu yang mereka tumpangi karam.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (10/6/2026) malam. Ketiga nelayan diketahui berangkat melaut dari Kecamatan Panimbang dengan tujuan menuju Pulau Panaitan.
Namun, saat melintas di sekitar perairan Batu Hideung, perahu yang mereka gunakan mengalami kebocoran.
Meski sempat berupaya menguras air, kebocoran tersebut tak kunjung teratasi hingga akhirnya perahu tenggelam sekitar pukul 20.00 WIB.
Baca juga: Pandeglang Diguncang Gempa Dua Kali Dalam Sehari, Terbesar Magnitudo 4.3
Dalam kondisi darurat, ketiganya berusaha menyelamatkan diri dengan berenang.
Namun derasnya arus laut membuat mereka justru terseret semakin jauh dari daratan.
Untuk bertahan hidup, para nelayan tersebut mengikatkan tubuh mereka pada jeriken yang dijadikan sebagai pelampung.
Mereka kemudian terombang-ambing di tengah laut sepanjang malam hingga akhirnya ditemukan pada Sabtu (11/6/2026) pagi oleh seorang pemancing bernama Asmada.
Saat itu, Asmada yang tengah memancing bersama rekannya mengaku sempat mendengar teriakan minta tolong dari arah laut.
“Awalnya terdengar seperti teriakan pemancing lain, tapi lama-lama jelas seperti minta tolong,” ujar Asmada dikutip dari Kompas.com, Selasa (14/6/2026).
Ia kemudian mencari sumber suara tersebut dan melihat seorang pria yang terombang-ambing di ombak sekitar 50 meter dari perahunya.
Asmada segera mendekat dan memberikan pertolongan.
Ia mendapati bukan hanya satu orang, melainkan tiga nelayan yang tengah bertahan di laut.
“Satu orang masih kuat dan berteriak, dua lainnya sudah dalam kondisi lemas,” kata dia.
Setelah berhasil diselamatkan, ketiga nelayan tersebut meminta diantar kembali ke Panimbang.
Asmada kemudian mengantar mereka menggunakan perahunya hingga ke pantai.
“Mereka turun di pantai, katanya mau langsung pulang,” ujarnya.
Video proses penyelamatan tersebut sempat viral di media sosial.
Namun, hingga kini Asmada mengaku belum dihubungi pihak berwenang terkait peristiwa tersebut.
| Pandeglang Diguncang Gempa Dua Kali Dalam Sehari, Terbesar Magnitudo 4.3 |
|
|---|
| Truk Kontainer Mogok, Jalan Raya Serang-Pandeglang Macet Parah |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Senin, 13 April 2026 : Kabupaten Pandeglang dan Sekitarnya |
|
|---|
| 65 Persen Dana Desa 2026 Dialihkan ke KDMP, Desa di Lebak-Pandeglang Hanya Terima Rp300 Juta Lebih |
|
|---|
| Perwakilan Isuzu Ungkap Kerja Sama Pengadaan Truk KDMP dengan PT Agrinas, Banten Paling Dominan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Tiga-nelayan-asal-Kabupaten-Pa.jpg)