Breaking News:

Resepsi Pernikahan Dilarang saat PPKM Darurat, 30 Calon Pengantin di Lebak Terpaksa Tunda Nikah

Sebanyak 30 calon pengantin di Lebak yang akan menggelar resepsi pernikahan terpaksa menunda acara itu.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
istimewa
ilustrasi pernikahan 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Sebanyak 30 calon pengantin di Lebak yang akan menggelar resepsi pernikahan terpaksa menunda acara itu.

Pembatalan itu karena pemerintah pusat melarang hajatan atau resepsi pernikahan selama PPKM Darurat mulai dari 3-20 Juli 2021.

Menteri Dalam Negeri RI merevisi kebijakan terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Nomor 15 Tahun 2021.

Perubahan yang tercantum dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2021 salah satu di antaranya melarang kegiatan resepsi pernikahan selama penerapan PPKM Darurat di wilayah Jawa-Bali.

Sebelumnya, resepsi pernikahan dapat dilaksanakan, namun kuota terbatas hanya 30 orang.

Baca juga: Unggah Foto Pernikahan Dinda Hauw dan Rey Mbayang, Rizky Billar: Tepat Setahun Gue Jadi Bahan Ghibah

Baca juga: PPKM Darurat, Pendaftaran untuk Akad Nikah 3 Sampai 20 Juli Ditiadakan

Menindaklanjuti kebijakan itu, pihak pemerintah Kabupaten Lebak mengikuti intruksi tersebut.

"Jumlahnya tidak terlalu banyak, ada sekitar 30 an lah. Karena mereka yang ingin melakukan pernikahan sekarang lebih banyak di undur karena PPKM Darurat ini," ujar
Kepala Kantor Urusan Agama Rangkasbitung, Jalaludin, saat ditemui di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Senin (12/7/2021).

Sejak awal, pihaknya sudah menjalankan apa yang menjadi kebijakan pemerintah.

Dia menilai pembatalaan ataupun penundaan resepsi pernikahan itu karena para calon mempelai takut mengambil risiko jika menggelar acara selama PPKM Darurat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved