Oknum Petugas yang Pukul Ibu Hamil Dilaporkan ke Polisi, Kepala Satpol PP Gowa Minta Maaf

Oknum satpol PP yang memukul ibu hamil hingga wajahnya terluka dan alami pecah ketuban telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Penulis: Zuhirna Wulan Dilla | Editor: Yudhi Maulana A
Instagram/@viralselebriti
Oknum satpol pp pukul ibu hamil 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla

TRIBUNBANTEN.COM - Oknum satpol PP yang memukul ibu hamil hingga wajahnya terluka dan alami pecah ketuban telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Melansir unggahan dari instagram @jurnalwarga hari ini, Kamis (14/7/2021) terlihat surat laporan polisi tersebut telah diterbitkan.

Dalam surat bernomor STTLP/776/VII/2021/SPKT/PORESGOWA/POLDA SULAWESI SELATAN, dengan nama pelapor Nur Halim dan terlapor Mardhani M.

Kemudian dihimpun dari Tribun Timur, Satpol PP Kabupaten Gowa menggelar jumpa pers terkait penganiayaan oknum petugasnya kepada pasangan suami istri pemilik warkop di Panciro Kecamatan Bajeng.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari operasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Namun sayangnya operasi tersebut malah berakhir dengan kekerasan.

Kepala Satpol PP Gowa, Alimuddin Tiro menyayangkan sikap dari petugasnya kala melakukam operasi tersebut.

Alimuddin pun turut menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan.

"Atas nama kepala satuan Pramong Praja, izinkan saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya khususnya korban dan seluruh masyarakat," ujarnya di jumpa pers yanh digelar di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa Kamis (15/7/2021) siang. 

Viral ibu hamil dipukul oknum Satpol PP di Gowa hingga alami luka di wajah dan pecah ketuban
Viral ibu hamil dipukul oknum Satpol PP di Gowa hingga alami luka di wajah dan pecah ketuban (Kolase Instagram)

Ia menegaskan akan berikan sanksi sesuai aturan yang berlaku. 

Alimuddin juga menyampaikan bahwa sebelumnya, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan di setiap pertemuan meminta agar semua petugas bekerja secara profesional.

Menurutnya, para petugas bisa lebih humanis dalam bertindak dan mengimbau masyarakat.

Setelah itu, Alimuddin membenarkan kalau pasutri yang jadi korban kekerasan oleh oknum Satpol PP Gowa telah melapor ke pihak kepolisian.

Baca juga: Viral Hajatan Secara Drive Thru, Begini Cara Para Tamu Undangan Beri Amplop dan Ambil Makanannya

Pihaknya juga berjanji akan menelusuri dan menyelidiki kebenaran atas insiden tersebut sampai tuntas.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved