Breaking News:

Bantuan Obat dan Sembako dari Pemerintah Pusat Untuk Warga Kota Belum Jelas

Rencana Pemerintah pusat akan memberikan bantuan 300.000 bantuan obat bagi warga yang sedang isolasi mandiri (isoman) di Kota Serang masih belum jelas

Penulis: mildaniati | Editor: Yudhi Maulana A
Ist
ILUSTRASI - Bantuan sosial (bansos) sembako untuk warga terdampak Covid-19 dari Kementerian Sosial. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Mildaniati-

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Rencana Pemerintah pusat akan memberikan bantuan 300.000 bantuan obat bagi warga yang sedang isolasi mandiri (isoman) di Kota Serang masih belum jelas kapan akan terealisasi.

"Belum sampai terealisasi,"ungkap Wali Kota Serang, Syafrudin kepada TribunBanten.com usai rapat bersama Forkopimda di Kantor Pemerintahan Kota Serang, Jumat (16/7/2021).

Menurut Syafrudin ada tiga macam jenis bantuan yang dijanjikan pemerintah pusat yaitu Bantuan Lansung Tunai (BLT) Rp 300 ribu, sembako 10 kg beras, PKH, dan Bantuan Masyarakat Terdampak (BTMT).

"Itu belum terealisasi,"ujarnya.

Di sisi lain dia juga mengungkapkan akan me-recofusing anggaran untuk bantuan bagi warga yang melaksanakan isoman dan terpapar dalam waktu dekat.

"InsyaAllah kami akan segera recofusing," tuturnya.

Baca juga: Pedagang Terdampak PPKM Darurat di Lebak Mulai Terima Bantuan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saepudin menjelaskan jika bantuan sosial sudah dianggarkan ke Dinas Sosial, itu juga bisa dilakukan untuk bantuan masyarakat tidak mampu yang terpapar Covid-19 yang sedang isoman.

"disalurkan dari Dinsos itu harus by name by address syaratnya harus ada surat keterangan covid dan itu sudah berjalan," lanjut Syafrudin.

Sementara itu untuk pengontrolan warga yang isoman secara keseluruhan ada petugas yang proaktif ke rumah-rumah warga.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk saling gotong royong bersama untuk warga yang sedang menjalani isoman.

Satu wujud nyatanya, warga di Perumahan Graha walantaka, Kabupaten Serang membuat dapur umum relawan Covid-19 untuk warga yang sedang isoman.

Baca juga: Dampak PPKM Darurat, Begini Keluh Kesah MUA Tak Dapat Pesanan Selama Larangan Resepsi Pernikahan

Ketua RW 07 Perumahan Graha Walantaka, Fadil mengatakan selama warganya membuat dapur umum secara swadaya.

"Ada bantuan dari Polsek dan camat. Dapur umum ini untuk membantu warga yang terdampak Covid-19, yang sedang isoman," ucapnya.

Selanjutnya, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Serang, Ahmad Hasanudin melalui pesan singkat oleh TribunBanten.com tidak menjawab terkait jumlah data warga yang sedang isoman.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved