PPKM Darurat
Selama PPKM Darurat, Jumlah Penumpang Pelabuhan Merak Turun
Jumlah penumpang yang menyebrang di Pelabuhan Merak menurun selama pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Penulis: Khairul Maarif | Editor: Yudhi Maulana A
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif
TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Jumlah penumpang yang menyebrang di Pelabuhan Merak menurun selama pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Terutama yang paling banyak mengalami penurunan adalah penumpang pejalan kaki dan sepeda motor.
Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat VIII Banten, Handjar Dwi Antoro mengatakan sebelum PPKM darurat rata-rata 27989 penumpang menyebrang di Pelabuhan Merak.
"Tetapi pada tanggal 17 Juli 2021 turun menjadi 15.081 penumpang," katanya kepada TribunBanten.com saat dihubungi melalui pesan singkat, Minggu (18/7/2021).
Dirinya menerangkan jumlah penumpang tersebut merupakan jumlah keseluruhan dari berbagai jenis penumpang.
Baca juga: Penumpang Kapal di Pelabuhan Merak Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin Selama PPKM Darurat
Menurutnya saat ini mayoritas yang menyebrang di Pelabuhan Merak merupakan kendaraan logistik.
"Pejalan kaki, sepeda motor, dan bus penumpang yang paling menurun jumlahnya," tambahnya.
Handjar memprediksi penurunan ini akan terus berlanjut sampai saat perayaan Hari Raya Idul Adha.
"Dan diprediksi akan terus menurun saat penerapan SE Nomor 15 Tahun 2021 Gugus Tugas Covid-19," ujarnya.
Saat ini, Pelabuhan Merak mewajibkan hasil swab antigen dan sertifikat vaksin minimal yang pertama untuk penyebrangan menuju Pelabuhan Bakauheni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/suasana-kedatangan-penumpang-di-pelabuhan-merak.jpg)