Breaking News:

Bupati Pandeglang Ungkap Daya Tular Covid-19 Varian Delta Lebih 'Dahsyat'

Bupati Pandeglang, Irna Narulita, menceritakan pengalaman selama terinfeksi Covid-19. Bupati Pandeglang dua periode itu terinfeksi Covid-19 delta

Tangkap layar Instagram @irnadimyati
Bupati Pandeglang Irna Narulita menitikkan air mata saat menghadiri prosesi pemakaman Kabid Penunjang RSUD Berkah, dr Edwin Afrian, yang meninggal dunia karena Covid-19 pada Rabu (14/7/2021).  

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Bupati Pandeglang, Irna Narulita, menceritakan pengalaman selama terinfeksi Covid-19.

Bupati Pandeglang dua periode itu terinfeksi Covid-19 varian delta setelah diketahui dari hasil tes PCR pada Kamis (15/7/2021).

Beberapa hari kemudian, dia dibawa ke Rumah Sakit (RS) Siloam Jakarta untuk melakukan tes PCR. Hasilnya kembali positif terinfeksi Covid-19.

Baca juga: Bupati Irna Malu dan Jengkel Tempat Wisata Pemandian Cikoromoy jadi Tempat Mesum Muda-mudi

Baca juga: UPDATE: Bupati Pandeglang Tertular Covid-19 Varian Delta dan Sempat Alami Sesak Nafas

Melalui media sosialnya @irnadimyati menceritakan aktivitas selama melakukan isolasi mandiri di DKI Jakarta.

Di media sosial itu, dia tampak memakai mukena serta berjemur di bawah panas terik sinar matahari pagi. Tampak, matanya lebam.

"Tentunya ini menjadi pembelajaran ibu, dan ibu berbagi pengalaman kepada anda bahwa Covid-19 varian luar biasa dahsyat daya tularnya. Walaupun ibu sosok yang taat Prokes, patuh dan diperketat jebol juga pertahanan ibu," kata dia, suara ergetar saat memberitahukan kondisi kepada masyarakat Pandeglang, pada Senin (19/7/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS: Bupati Pandeglang Terpapar Covid-19

Untuk itu, dia meminta, kepada warga Kabupaten Pandeglang mematuhi prokes untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Dia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendoakan dan memberikan semangat supaya segera sembuh.

"Sayamengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada masyarakat lantaran sudah menjadi garda terdepan bagi daerah untuk tetap masuk ke zona kuning dari sebelumnya zona orange," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved