Breaking News:

Idul Adha 1442 H

Permintaan Santan Kelapa di Kota Serang Meningkat Jelang Idul Adha, 1.500 Buah Ludes dalam Sehari

Dua hari menjelang Idul Adha, Ajat menyetok 3.000 buah kelapa, terdiri dari kelapa satuan, kelapa parut dan santan kelapa.

Penulis: mildaniati | Editor: Abdul Qodir
Tribunbanten.com/Mildaniati
Ajat (kanan) dan rekannya, pedagang kelapa parut dan santan melayani pembeli di Pasar Rau, Jalan Lingkar Rau Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Senin (19/7/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Permintaan santan kelapa di Kota Serang meningkat sehari menjelang Idul Adha, Senin (19/7/2021).

Santan kelapa merupakan salah satu bahan bumbu untuk membuat sejumlah makanan khas hari raya, seperti opor ayam, rendang, gulai, soto dan lainnya.

Ajat (26), salah seorang pedagang kelapa parut di Pasar Rau Kota Serang menuturkan menyetok 3.000 buah kelapa, terdiri dari kelapa satuan, kelapa parut dan santan kelapa.

Dan sebanyak 1.500 buah kelapa miliknya ludes terjual dalam satu malam.

Ia sudah satu tahun berjualan di Pasar Rau yang beralamat di Jalan Lingkar Rau Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Baca juga: Harga Cabai di Rau Trade Center Kembali Naik

Baca juga: Pasar Pamarayan Ramai Jelang Hari Raya Idul Adha, Warga Abai Prokes

Ia menjual Rp 10.000 per buah atau naik Rp 3.000 dibandingkan hari biasa.

"Kebanyakan yang beli ibu-ibu untuk masak di hari raya," ujarnya saat TribunBanten.com di kiosnya.

Pada hari biasa, Ajat menjual sekitar 500 buah dalam sehari dengan harga Rp 7.000 per butir. Satu kantong pelastik terdiri dari dua butir kelapa.

Sebagian besar pembeli memesan dalam bentuk air santan kelapa atau kelapa yang sudah digiling dengan mesin dan diambil sarinya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved