Breaking News:

Covid 19

Sempat Viral Sebagai Obat Covid-19, PT Harsen Minta Maaf, Akui Ivermectin Sebagai Obat Cacing

PT Harsen Laboratories buka suara dan menyampaikan permintaan maaf atas maraknya opini penggunaan Ivermax 12 atau Ivermectin sebagai obat Covid-19.

Editor: Amanda Putri Kirana
Google images via Tribunnews
Ilustrasi - Obat cacing Ivermectin akan diuji klinik sebagai obat Covid-19 

TRIBUNBANTEN.COM - Belakangan ini maraknya opini penggunakan Ivermax 12 atau Ivermectin sebagai obat Covid-19 tanpa resep dokter.

Padahal, obat itu teregister di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai obat cacing.

PT Harsen Laboratories akhirnya buka suara dan menyampaikan permintaan maaf terkait hal tersebut.

Permintaan maaf disampaikan langsung Presiden Direktur PT Harsen Laboratories, Haryoseno dalam keterangannya.

Baca juga: Waspada! Konsumsi Obat Terapi Covid-19 Tanpa Resep Dokter Bisa Keracunan, Ini Alasannya

"Kami memohon maaf telah menggiring opini masyarakat untuk melakukan pengobatan Covid-19 sendiri dan mengakibatkan masyarakat membeli Ivermax 12 tanpa resep dan pengawasan dari dokter," kata Haryoseno, Minggu (18/7/2021).

Dalam permohonan maaf tersebut, PT Harsen Laboratories mengakui sejumlah petinggi perusahaan telah menggiring opini yang membuat masyarakat akhirnya membeli dan mengonsumsi Ivermectin untuk pengobatan Covid-19.

"Kami Direksi PT Harsen Laboratories memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Badan POM RI

Di mana dalam berbagai media masa Sdr Sofia Koswara, Iskandar Purnomo Hadi dan dr Riyo Kristian Utomo yang menyebut diri masing-masing sebagai Vice President, Direktur Komunikasi dan Direktur Marketing PT Harsen Laboratories telah menggiring opini masyarakat untuk melakukan pengobatan Covid-19 sendiri," demikian poin pertama permohonan maaf itu.

Selain itu disampaikan pula bahwa pernyataan-pernyataan ketiga orang tersebut di berbagai media massa telah merugikan integritas dan nama baik BPOM RI.

Secara khusus, perusahaan tersebut juga menanggapi soal temuan BPOM saat melakukan inspeksi ke pabrik mereka.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved