Breaking News:

28 Pasien Corona Tewas dalam Sehari, Satgas Covid-19 Lebak Keluhkan Keterlambatan Hasil Tes

Sebanyak 28 orang meninggal dunia akibat infeksi Covid-19 di Kabupaten Lebak selama kurun waktu satu hari.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
freepik
Ilustrasi Covid-19 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Sebanyak 28 orang meninggal dunia akibat infeksi Covid-19 di Kabupaten Lebak selama kurun waktu satu hari.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Lebak Firman Rahmatullah mengatakan meningkatnya kasus positif Covid-19 berdampak pada meningkatnya jumlah warga yang meninggal dunia.

"Ya meninggal karena memang sudah pada saatnya harus meninggal. Kemarin 28 orang meninggal, dan sebelumnya ada 12 orang yang meninggal dunia di Rangkasbitung," kata dia, saat ditemui di Pendopo Bupati Lebak, Rangkasbitung, Rabu (21/7/2021).

Baca juga: Dua Pekan PPKM Darurat di Lebak: Tingkat Kesembuhan Pasien Corona Meningkat

Baca juga: Pemkab Lebak Perketat PPKM Level 3 dalam Beberapa Hari ke Depan, Asda II: Masyarakat Tetap Bersabar

Firman menjelaskan, peningkatan jumlah warga yang positif Covid-19 hingga akhirnya meninggal dunia berdasarkan hasil PCR dari rumah sakit yang diterima beberapa hari terakhir.

Menurut dia, data PCR itu diambil dari rumah sakit di luar Lebak dan Banten. Dia mengklaim data itu terlambat diterima.

"Beberapa rumah sakit itu ada yang mengirim ke Labkesda ada yang ke Provinsi dan klinik di Tangerang serta Jakarta," ujarnya.

Dia mengungkapkan keterlambatan hasil PCR itu karena pada Sabtu-Minggu Labotarium di Banten libur sehingga tidak dapat mengirimkan sampel pasien yang ada.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Banten: 7 Kabupaten dan Kota Masuk Zona Merah, Kecuali Lebak

Baca juga: Data Sebaran Covid-19 dan Vaksinasi di Banten Hari ini, Hanya Lebak Masuk Zona Oranye, Lainnya Merah

Dari 28 warga yang meninggal dunia akibat Covid-19 itu di dominasi mereka yang tinggal di rumah sakit.

Kendati terdapat beberapa warga yang meninggal dunia di rumah namun angkanya masih relatif kecil.

"Paling mendominasi meninggal di rumah sakit baik di Lebak ataupun di luar Lebak. Kalau isoman itu ada lima orang yang meninggal di rumah dan itu bukan kemarin, tetapi dari beberapa waktu lalu," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved