PPKM Darurat
Dua Pekan PPKM Darurat di Lebak: Tingkat Kesembuhan Pasien Corona Meningkat
Asisten Daerah II Pemkab Lebak, Ajis Suhendi, memberikan update informasi mengenai perkembangan penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Lebak.
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Asisten Daerah II Pemkab Lebak, Ajis Suhendi, memberikan update informasi mengenai perkembangan penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Lebak.
Selama dua pekan penerapan PPKM Darurat, dia mengungkapkan tingkat kesembuhan
masyarakat Lebak dari infeksi virus corona meningkat.
"Tingkat kesembuhan meningkat dari total yang ada tempat tidur di rumah sakit 259 kini berkurang menjadi 182," kata dia, saat ditemui di Pendopo Bupati Lebak, Rangkasbitung, Rabu (21/7/2021).
Baca juga: Pemkab Lebak Perketat PPKM Level 3 dalam Beberapa Hari ke Depan, Asda II: Masyarakat Tetap Bersabar
Baca juga: UPDATE Covid-19 di Banten: 7 Kabupaten dan Kota Masuk Zona Merah, Kecuali Lebak
Dia mengungkapkan terjadi penurunan Bed Ocupancy Rate di Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Lebak selama dua pekan terakhir penerapan PPKM Darurat.
Meskipun masih ditemukan lebih dari 100 kasus aktif Covid-19 di Lebak, namun diprediksi angka itu akan menurun.
Hal ini, kata dia, karena tingginya tingkat kepatuhan warga terhadap protokol kesehatan.
Dia melihat dari data indek google traffic dan facebook mobility.
"Terus tingkat BOR rumah sakit selama dua pekan mengalami penurunan. Di awal sempat di atas 90 persen, tetapi per 20 Juli kemarin itu turun mencapai 70 persen," kata dia.
Dia menilai penerapan PPKM Darurat membantu Pemerintah Kabupaten Lebak mengupayakan treatment di rumah sakit yang ada di Kabupaten Lebak.
Baca juga: Data Sebaran Covid-19 dan Vaksinasi di Banten Hari ini, Hanya Lebak Masuk Zona Oranye, Lainnya Merah
Baca juga: Kronologi Santri Terjatuh dan Tenggelam di Sungai Ciberang Lebak, Sempat Membersihkan Daging Kurban
Selain itu, tingkat kepatuhan masyarakat di kota untuk menggunakan masker cukup tinggi mencapai 20 persen terkait protokol kesehatan.
Pihaknya meminta masyarakat Lebak mempertahankan tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan.
Sebab, dia menambahkan, jika tidak dijaga, maka akan ada penambahan kasus yang nantinya akan berdampak kepada masyarakat dan rumah sakit di Kabupaten Lebak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-tempat-isolasi-mandiri-di-rsd-wisma-atlet.jpg)