Kondisinya Melemah, Ustaz Yusuf Mansur Terima Donor Darah dari Penghafal Al-Qur'an Terbaik Dunia
Ustaz Yusuf Mansur mengabarkan kondisi kesehatannya yang tengah terbaring lemah di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.
TRIBUNBANTEN.COM - Kabar kurang mengenakan datang dari Ustaz Yusuf Mansur.
Pasalnya, pendakwah 44 tahun itu tengah terbaring lemah di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.
Dirinya harus menjalani perawatan intensif karena hemoglobinnya (HB) terlampau rendah.
Baca juga: Ustaz Yusuf Mansur Menangis Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia: Kami Kehilangan Pejuang Al-Quran
Hal tersebut diungkapkan Ustaz Mansur melalui unggahan di akun Instagram @yusufmansurnew, Rabu (21/7/2021)
"Pagi ini,.. 21 Juli 2021.. Dengan izin Allah, HB saya alhamdulillah "masih" ada 5. Rendah sangat. Tapi masih idup," tulis Ustaz Yusuf.
Selain HBnya yang rendah, Ustaz Mansur juga menderita penyakit lain yakni eritrosit dan zat besi sehingga harus melakukan transfusi darah.
"Eritrosit rendah, zat besi jg rendah. Semua, alhamdulillaah dibantu kwn2 Pimpinan dan Tim dokter RSPAD yang luar biasa. Pake hati semua... ini lagi proses transfusi darah (donor darah)," ucapnya
Baca juga: Kedekatan Ustaz Maheer dengan Sang Anak Diungkap Ustaz Yusuf Mansur, Jual Parfum Nafkahi Keluarga
Baca juga: Ustaz Yusuf Mansur Jodohkan Putrinya & Anak Syekh Ali Jaber, Profil Wirda Mansur Dirut Usia 17 Tahun
Namun kini Ustaz Mansur merasa lega karena telah menerima beberapa orang pendonor yang siap diproses dan discreening.
Ia pun merasa bersyukur karena masih ada para penghafal Qur'an dari seluruh penjuru dunia yang ingin menyumbangkan darah mereka untuk dirinya.
"Alhamdulillah... Ada 10 orang yg disiapkan. nanti 4 yang diambil yg terbaik dan yang paling pas. Semuanya penghafal Qur'an terbaik kelas dunia," tututrnya.
Di antaranya ada Syekh Baleid, Maroko yakni seorang penulis kaligrafi Alquran kerajaan Maroko dan Yordania.
“Beliau juri kaligrafi musabaqoh internasional, yang sudah menulis begitu banyak mushaf Alquran langsung dengan tangannya. Beliau menulisnya di berbagai negara di dunia yang beliau kunjungi, pesanan resmi berbagai negara-negara Muslim di dunia,” imbuhnya.
Sontak Ustaz Mansur merasa tidak menyangka jika saat ini darahnya akan menyatu dengan darah dari Syekh Baleid.
“Ini sungguh hikmah yang luar biasa, dari dropnya keadaan saya, akibat kurang darah sampai setengah,” paparnya.
Terakhir, Ustaz Mansur meyakini bahwa darah yang mengalir dari dalam tubuh orang sholeh akan sangat berpengaruh dalam kehidupannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ustaz-yusuf-mansur-tulis-doa-minta-kesembuhan.jpg)