Breaking News:

PPKM Darurat

Cerita Nelayan Terdampak PPKM di Pantai Mabak: Tanpa Penghasilan, Terpaksa Pinjam Uang Sana-Sini

Para nelayan di Pantai Mabak, Cilegon, mengeluh kesulitan mencari nafkah selama penerapan PPKM Darurat.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/KHAIRULMAARIF
Suasana Pantai Mabak dan kesibukan nelayan yang hanya merapikan kapalnya saja, pada Minggu (25/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Para nelayan di Pantai Mabak, Cilegon, mengeluh kesulitan mencari nafkah selama penerapan PPKM Darurat.

Pemerintah pusat menerapkan PPKM Darurat mulai dari 3-20 Juli 2021. Lalu, dilanjutkan PPKM Level 4 mulai dari 21-25 Juli 2021.

Pantai Mabak merupakan satu-satunya lokasi penyebrangan wisatawan yang ingin bepergian menuju ke Pulau Merak Kecil.

Sebelum penerapan PPKM Darurat, para nelayan itu mencari uang dengan cara memancing ikan dan menyeberangkan wisatawan ke Pulau Merak Kecil.

Namun, sejak PPKM Darurat diberlakukan, para nelayan itu tidak mendapatkan penghasilan sepeserpun.

Baca juga: Besok, 26 Juli 2021, Akankan PPKM Diperlonggar? Ini Data dan Rekomendasi WHO

Baca juga: Mural Tuhan, Aku Lapar Muncul saat PPKM di Tangerang

Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com, Minggu (25/7/2021), perahu para nelayan bersandar di pinggir Pantai Mabak.

Sementara itu, para nelayan terlihat sedang merapikan kapal-kapal di pinggir pantai.

Tanpa pengunjung di Pantai Mabak dan juga tidak ada yang ingin menyebrang ke Pulau Merak Kecil.

Nelayan, Ekoy mengeluhkan situasi yang sudah berjalan selama tiga minggu ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved