Breaking News:

Virus Corona di Banten

BOR Lima Rumah Sakit Sudah Menurun Jadi 82 Persen, Tapi ICU dan Tenda Masih Dipenuhi Pasien Covid-19

Namun, meskipun BOR menurun, ruangan Intensive Care Unit (ICU) dan tenda darurat masih penuh.

Penulis: mildaniati | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Mildaniati
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Serang, Ahmad Hasanudin, di perkantoran Pemkot Serang, Senin (26/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Bed occupancy rate (BOR) lima rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Serang menurun per 23 Juli 2021.

"Dari 90 menjadi 82 persen," ujar Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Ahmad Hasanudin, di perkantoran Pemkot Serang, Senin (26/7/2021).

Namun, meskipun BOR menurun, ruangan Intensive Care Unit (ICU) dan tenda darurat masih penuh.

Dia mengimbau agar masyarakat selalu memakai masker saat berada di luar rumah.

Baca juga: Antrean Masyarakat Terbagi 2, Serbuan Vaksinasi di Pelabuhan Merak Dibuka Menhub dan Kepala Staf AL

Dinkes juga sudah menggelar vaksin Covid-19 dosis kedua.

Vaksinasi di gelar di puskesmas yang ada di Kota Serang.

"Rutinnya di puskesmas, mudah-mudahan yang yang vaksin mencapai 70 persen supaya dapet herd immunity," ucapnya.

Menurut dia, semua tenaga kesehatan sudah menerima vaksin dosis kedua.

Dosis vaksin Covid-19 yang akan disuntikkan kepada sejumlah tenaga kesehatan di Puskesmas Rangkasbitung, Lebak, Senin (25/1/2021) pagi.
Dosis vaksin Covid-19 yang akan disuntikkan kepada sejumlah tenaga kesehatan di Puskesmas Rangkasbitung, Lebak, Senin (25/1/2021) pagi. (TribunBanten.com/Desi Purnamasari)

Adapun vaksinasi bagi kalangan lanjut usia yang sudah menerima dosis pertama, sudah menerima dosis kedua. 

" Kota Serang setiap hari melayani vaksin dosis pertama dan dosis kedua selama masih ada. Ketersediaan masih cukup, kalau habis tinggal meminta ke provinsi," ucapnya.

Dia menilai orang yang suntik vaksin Covid-19 masih bisa terserang virus corona karena kekebalan tidak secara langsung.

Baca juga: Yuk Vaksin! Pelajar di Banten Cerita Pengalaman Divaksin Covid-19, Tidak Seperti yang Dibayangkan

Perkembangan kekebalan menajam selama 28 hari.

Setelah itu, tiga bulan kemudian akan terbentuk puncak kekebalan tubuh.

Jika belum terbentuk puncak kekebalan tubuh, bisa terpapar virus yang virulensi atau keganasannya lebih kuat dibandingkan antibodi yang terbentuk.

"Kenanya orang yang sudah suntik vaksin lebih ringan gejalanya dibandingkan yang belum," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved